UTU Gelar Pelatihan PEKERTI Untuk Dosen Muda
  • UTU News
  • 21. 10. 2020
  • 0
  • 394

MEULABOH - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia, Universitas Teuku Umar (P2SDM UTU) bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan Pelatihan Program Pengembangan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI). 

Ketua penitia Dr. Uswatun Hasanah, M.Si melaporkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan merupakan program pelatihan yang dapat dimanfaatkan dalam rangka peningkatan Kompetensi profesional dosen dalam memangku jabatan fungsional, terutama dalam meningkatkan keterampilan pendagogis. Kegiatan berlangsung selama lima hari mulai 19 - 24 Oktober 2020, diikuti 52 dosen muda UTU.

Pelatihan PEKERTI angkatan I tahun 2020 ini telah dibuka secara resmi oleh Rektor UTU, Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE., MBA pada hari Senin, 19 Oktober 2020 di Gedung Terintegrasi UTU.

"Pelaksanaan pembukaan dilakukan secara offline dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan terkait dengan Covid-19. Setiap orang yang hadir di ruangan harus menggunakan handsanitizer dan masker yang dibagikan oleh panitia. Tempat duduk peserta juga di atur dengan jaak yang aman." Jelas Dr. Uswatun Hasanah yang juga ketua P2SDM UTU.

"Kegiatan ini dilaksanakan selama 6 hari secara daring melalui aplikasi ZOOM Meeting yang terdiri dari 58 Jam pelatihan dan 42 jam pelatihan tugas mandiri. dimulai tanggal 19 sampai 24 Oktober 2020." Lanjutnya.

Rektor, Prof Jasman dalam sambutannya mengatakan dosen merupakan garda terdepan dalam pendidikan perguruan tinggi, untuk itu Pengembangan kompetensi dosen harus terus menerus dibina dan dikembangkan sehingga dosen mampu merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan menindaklanjuti hasil evaluasi pembelajaran  yang ditunjukkan dengan peningkatan kualitas yang berkelanjutan.


"Pelatihan ini sangat penting diikuti karena dapat meningkatkan kemampuan dosen dalam merancang pembelajaran sesuai dengan standar, meningkatkan kemampuan dosen dalam menyajikan kuliah dengan lebih menyenangkan, serta dapat meningkatkan kemampuan dosen dalam menilai hasil belajar sesuai dengan panduan evaluasi pembelajaran." Pungkas Prof Jasman.

Materi yang diberikan di antaranya meliputi pendidikan sebagai sistem, pendidikan orang dewasa, teori belajar dan motivasi, strategi peningkatan kualitas PT, model pembelajaran inovatif (blended learning). Kemudian desain instruksional, metode pemberian tugas, media pembelajaran, penilaian pembelajaran, perangkat pembelajaran, dan peer teaching. (Aduwina Pakeh / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :