UTU Awards 7th Dilaunching, Sudah ada Maskotnya.
  • UTU News
  • 18. 02. 2021
  • 0
  • 435

MEULABOH - UTU | Dalam rangka memeriahkan lomba yang bergengsi Universitas Teuku Umar Awards ke-7 (UTU Awards 7th) , Universitas Teuku Umar memperkenalkan mascot UTU Awards yang setiap tahun diperlombakan. Maskot ini merupakan hasil sayembara yang gelar pada serangkaian kegiatan peringatan Haul Teuku Umar yang ke-122.

Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf, SE, MBA mengatakan bahwa dalam sayembara maskot tersebut turut dihadirkan dewan juri yang profesional dan independen yakni berasal dari Universitas Parahlayangan Bandung, Bapak Dr. Kamal Arif, M.Eng yang juga merupakan tim penyusun DED (Detail  Engineering Design) Universitas Teuku Umar. Selain itu juga ada Aslan Saputra S.Kom dewan juri dari praktisi yang pernah mengikuti kejuaraan maskot di Jepang serta Saiful Amri, M.I.Kom dari unsur Dosen Ilmu Komunikasi UTU.

Untuk diketahui peserta maskot yang mendaftar adalah sebanyak 57 peserta yang berasal dari berbagai Kota dan Kabupaten di Indonesia seperti dari Bali, Balikpapan, Semarang, Bandung, Jakarta, Surabaya dan kota dan kabupaten lainnya. Adapun pemenang sayembara maskot adalah peserta yang berasal dari Semarang dengan nama maskotnya Agro and marino. Untuk juara kedua diraih oleh peserta asal Aceh Selatan yang juga merupakan alumni Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar dan juara ketiga diraih oleh peserta asal Kota Denpasar, Bali.

Sebagai informasi UTU Awards adalah Event berskala nasional yang diselenggarakan secara tahunan dan konsisten oleh Universitas Teuku Umar sejak tahun 2015, sebuah prestasi tersendiri bagi Universitas Teuku Umar, dikarenakan tahun ini merupakan tahun ketujuh penyelenggaran kompetisi ini. UTU Awards diharapkan dapat menjadi starting point dalam menggali ide kreatif dan inovatif mahasiswa, terutama pada bidang AGRO & MARINE INDUSTRY.

Setiap tahunnya rata-rata jumlah proposal yang diterima mencapai 500 proposal lebih dari seluruh mahasiswa di berbagai kampus yang ada di Indonesia, Bahkan pada tahun 2019 dan 2020, UTU awards juga telah diikuti oleh peserta dari luar negeri diantarnya dari kampus Malaysia dan Brunei Darussalam.

Adapun penjurian UTU awards itu sendiri sangatlah ketat, di mulai dari seleksi administrasi, Online desk evaluation dan Oral presentation. Dewan juri merupakan berasal dari berbagai institusi dan universitas, baik dalam dan luar negeri yang sudah sangat berkompeten dan berpengalaman. Setiap dewan juri diberikan Akun penilaian masing-masing,  sehingga penilaian atas proposal benar-benar murni tanpa campur tangan siapapun. Ditambah lagi utu awards juga menggunakan system abstain, dimana juri secara otomatis akan ditugaskan oleh sistem untuk menilai proposal yang bukan dari asal kampusnya, sehingga penilaian yang dilakukan benar-benar objektif.

Tahun ini dewan juri berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Universitas Syiah Kuala, Universitas Bengkulu, BPPT, Universitas Malaysia Terengganu dan dari Kementerian Pendidikan dan Kebuyaan RI. (Ikhsan)

Komentar :

Lainnya :