UTU Akan Seleksi Dosen dan Tendik Berprestasi
  • UTU News
  • 28. 06. 2019
  • 0
  • 507

MEULABOH - Dalam rangka pembinaan kepada para dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan pendidikan tinggi agar terus meningkat prestasinya, Universitas Teuku Umar (UTU) akan melakukan seleksi dosen dan tendik yang berprestasi. 

Seleksi itu sesuai dengan peraturan Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) akan menyelenggarakan Pemilihan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Diktendik) Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019.

Seleksi ini didasarkan pada Surat Edaran Dirjen Sumber Daya Iptek dan Pendidikan Tinggi Nomor B/1103/P.D2/KK.01/2019 tentang Pemilihan Diktendik Berprestasi 2019 yang ditujukan kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi negeri dan koordinator Kopertis di seluruh Indonesia tanggal 23 mei 2019.

Terdapat delapan kategori Diktendik Berprestasi yang dikompetisikan yakni Ketua Program Studi Berprestasi, Dosen Berprestasi Bidang Sains Teknologi, Dosen Berprestasi Bidang Sosial dan Humaniora, Laboran Berprestasi, Pustakawan Berprestasi, Arsiparis Berprestasi, Pengelola Keuangan Berprestasi dan Pengelola Administrasi Akademik Berprestasi.

Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Universitas Teuku Umar melalui Bagian Kepegawaian menggelar rapat penyamaan persepsi terkait proses penilaian pemilihan diktendik UTU 2019, untuk tingkat fakultas dan tingkat universitas. Kegiatan rapat ini berlangsung di ruang rapat pimpinan lantai 2 gedung Rektorat UTU, Selasa, 25 Juni 2019. 

Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Biro Umum dan Keuangan, Mawardi Amin, SE.Ak, para Dekan, Wakil Dekan dan segenap unsur  pimpinan lainnya. Dekan FPIK UTU, Prof. Dr. M. Ali Sarong., M. Si yang juga bertindak sebagai tim penyusun kriteria penilaian dosen dan tendik Universitas Teuku Umar memaparkan naskah petunjuk penilaian, di mana menurutnya belum ada criteria penilaian baku dari kemenristekdikti.

Prof Ali Sarong, menjelaskan bahwa kriteria penilaian Diktendik UTU 2019 berpedoman pada cara penilaian jabatan fungsional dosen Kemenristekdikti yang telah dimodivikasi, nantinya jika pedoman penilaian yang baku telah keluar maka kita akan mengacu pada blanko penilaian tersebut.

Lebih lanjut, Prof Ali Sarong menjelaskan pemaparan pedoman penilaian ini berisi bidang yang perlu dinilai terutama Bidang (1) Pendidikan dan Pengajaran, (2) Bidang Penelitian, (3) Bidang Pengabdian Kepada masyarakat, dan 4) Bidang Penunjang. Bidang Pendidikan dan pengajaran hanya Buku (Buku Referensi, Buku Ajar) sebagai karya inovasi yang dinilai, Bidang Penelitian  dinilai hasil penelitian, artikel yang dipublikasi  dalam jurnal, dan Prosiding nasional dan international (seminar nasional dan seminar international), beserta buku monograf yang dinilai.

Bidang pengabdian masyarakat yang dinilai adalah karya pengabdian kepada  masyarakat dengan prioritas ada laporan, surat tugas, dan surat keterangan melaksanakan pengabdian dan sertifikat. Sementara bidang penunjang yang dinilai adalah sertifikat prestasi dan sertifikat umum. Semua kegiatan dibidang ini nilai bobot mengacu pada pedoman penilaian jabatan fungsional dosen, dan semua menyepakatinya untuk dijadikan patokan penilaian dosen berprestasi Universitas Teuku Umar.

Rapat yang dimoderatori oleh Rahmat Hidayat, SP tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan, di antaranya adalah 1). Blangko penilaian dosen berprestasi UTU  digunakan rancangan yang telah dibahas, 2). Semua dosen Tetap UTU (PNS dan Non PNS) dan dekan yang berasal dari UTU berhak mengikuti sebagai calon dosen berprestasi UTU Tahun 2019, 3). Komposisi nilai akhir meliputi  bidang pendidikan dan Pengajaran 25%, Bidang Penelitian 50%, Bidang Pengabdian Masyarakat 15%, dan Bidang Penunjang 10%. 4). Kegiatan pengiriman dosen berprestasi hanya juara pertama yang dikirim ke Rektorat UTU, paling lambat 5 Juli 2019.

Disamping mengikuti rangkaian kegiatan Dikti, pimpinan UTU berharap pemilihan Diktendik berprestasi ini akan mampu meningkatkan motivasi dan prestasi kerja akademik dan ilmiah serta menumbuhkan inovasi dalam hal pendidikan, penelitian dan manajemen kependidikan sehingga mendongkrak prestasi dan kontribusi UTU baik di level nasional maupun internasional. (*/Aduwina)

Lainnya :