UTU Akan Lakukan Uji Kompetensi Pemagangan Gratis, Mohon Mendaftar
  • UTU News
  • 25. 07. 2019
  • 0
  • 426

MEULABOH -  Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan (LSP-KP) melalui Tempat Uji Kompetensi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-Universitas Teuku Umar (TUK-FPIK UTU) akan melaksanakan kegiatan sertifikasi pemagangan bagi para nelayan, petani tambak, panglima laot, dan tenaga kerja perusahaan industry perikanan dimanapun berada, dengan skema: Pertama, Penangkapan Ikan. Kedua, Budidaya Perikanan. Ketiga, Pengolahan Hasil Perikanan. Keempat, Bisnis Perikana. Kelima, Kalautan (konservasi dan garam).

Ketua Tempat Uji Kompetensi (TUK) FPIK UTU, Dr. Edwarsyah, SP.,MP menjelaskan, sertifikasi kompetensi merupakan bentuk pengakuan formal Negara terhadap kompetensi individu tenaga kerja yang di dapat melalui uji kompetensi di tempat kerja. Untuk itu, “kami akan melaksanakan sertifikasi kompetensi individu bagi tenaga kerja secara gratis. Pendaftaran calon peserta dapat dilakukan melalui bit.ly/UjiKompetensiPemagangan, mulai 22 Juli  s/d 10 Agustus 2019.

Dr. Edo menyebutkan, Tempat Uji Kompetensi (TUK-FPIK) sebagai tempat uji sertifikasi kompetensi keahlian di bidang kelautan dan perikanan yang mendapat lisensi dari BNSP-LSP-KP. “Sertifikasi kompetensi merupakan bentuk pengakuan formal Negara terhadap kompetensi individu tenaga kerja yang didapat melalui uji kompetensi di tempat kerja”.

Dr. Edo mengatakan, untuk terlaksananya sertifikasi kompetensi individu bagi tenaga kerja secara gratis, dimohon dapat diinformasikan kepada TUK FPIK UTU tentang jumlah tenaga kerja perusahaan, “saudara yang akan disertifikasi, daftarkan segera satu paket sebanyak 30 orang”.

Persyaratan calon peserta uji adalah tiga lembar pas foto 3 x 4 (berwarna), satu lembar fotocopy ijazah atau surat keterangan lulus (SKL), surat keterangan magang (sertifikat magang). Mohon dapat disampaikan atu dishare informasi ini kepada calon peserta uji lainnya, mengingat sertifikat kompetensi ini tidak dipungut biaya apapun.

Dr. Edo mengatakan, dalam rumusan rapat kerja teknis nasional lembaga sertifikasi profesi kelautan dan perikanan dan Tempat Uji Kompetensi (TUK) seluruh Indonesia, dilaksanakan di Jakarta, 27 – 28 Juni 2019,  dijelaskan LSP KP melalui TUK yang tersebar di seluruh Indonesia berkomitmen untuk melaksanakan proses sertifikasi secara obyektif dan sistematis dengan serangkaian uji kompetensi mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, sebagai wujud pengakuan kompetensi tenaga kerja. Kelembagaan LSP-KP dalam menyelenggarakan sertifikasi dilakukan melalui Tempat Uji Kompetensi (TUK), untuk itu penguatan kelembagaan TUK sangat diperlukan dalam rangka penjaminan mutu pemegang sertifikat sesuai dengan kompetensinya.

Peningkatan kompetensi SDM melalui pendidikan dan pelatihan, dengan metode melalui kegiatan pemagangan dapat secara efektif mempercepat peningkatan kompetensi karena dilakukan langsung ditempat kerja.  Berkaitan dengan hal tersebut, Rapat Kerja Teknis Nasional LSP-KP dan TUK Seluruh Indonesia diselenggarakan untuk mensukseskan program Pemerintah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dengan mensertifikasi peserta pemagangan.  Wakil Ketua BNSP pada pembukaan Rapat Kerja Teknis Nasional LSP KP dan TUK se-Indonesia dengan tema “Kebijakan Sistem Sertifikasi Kompetensi Nasional”.

Dalam rapat kerja tersebut seluruh peserta kegiatan berkomitmen dan bersepakat  hasil rumusan rapat kerja teknis nasional  LSP KP dan TUK seluruh Indonesia  itu sebagai berikut: LSP KP dan TUK berkomitmen meningkatakan peran dan fungsi TUK LSP KP untuk mensukseskan pelaksanaan sertifikasi peserta pemagangan Tahun 2019 sebanyak 1700 paket, yang merupakan wujud kerjasama antara LSP KP dengan Kementerian Tenaga Kerja RI.

Rencana Sertifikasi Peserta Permagangan tahun 2019 yang diusulkan oleh masing-masing TUK  yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Rumusan Rapat Kerja Teknis Nasional  LSP KP dan TUK tahun 2019, akan menjadi bahan survailen, monitoring dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi serta menjadi bahan  masukan bagi LSP KP dan TUK dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan sertifikasi peserta pemagangan.

Pelaksanaan sertifikasi peserta pemagangan, akan dilaksanakan dengan  mengacu pada aturan kerjasama antara LSP KP dengan Kementerian Tenaga Kerja RI dan Pedoman BNSP tentang Sertifikasi Kompetensi serta peraturan terkait lainnya.

Pelaksanaan sertifikasi peserta pemagangan merupakan tanggung jawab bersama LSP KP dengan TUK, sebagai komitmen dalam mendukung kebijakan dan program Pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

Pencapaian target pelaksanaan sertifikasi peserta pemagangan pada periode Mei – Agustus 2019, memerlukan strategi dan komunikasi yang efektif dengan stakeholder terkait serta sinergi antara TUK, dengan tetap menjunjung penerapan kode etik dan penjaminan kualitas sertifikasi kompetensi. (***)

 

 

 

Lainnya :