Tingkatkan  Layanan Informasi  Publik, Tim PPID UTU Kunjungi IPB
  • UTU News
  • 19. 07. 2019
  • 0
  • 334

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) memiliki fungsi pengelola dan penyampai dokumen yang dimiliki oleh badan publik sesuai dengan amanat UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Diharapkan dengan keberadaan PPID, masyarakat yang akan menyampaikan permohonan informasi lebih mudah dan tidak berbelit karena dilayani lewat satu pintu.

Untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik Universitas Teuku Umar, PPID UTU melakukan kunjugan kerja ke PPID Institut Pertanian Bogor (IPB). Tim PPID UTU dipimpin oleh Ketua Unit Pelaksana, Aduwina, M.Sc dan didampingi dua alumni UTU yang sedang mengambil pascasarjana di IPB, masing-masing Maulidil Fajri dan Riki Yulianda. Kunjungan ini bertujuan untuk belajar tentang pelayanan informasi, pelayanan keluhan sebagai bentuk penerapan UU Keterbukaan informasi public.

“Maksud dan Tujuan PPID Universitas Teuku Umar melakukan Kunjungan ke IPB Bogor adalah untuk sharing informasi dan mendapatkan masukan terhadap pengelolaan pelayanan informasi publik, di mana IPB adalah kampus informatif peringkat 1 nasional,  diera keterbukaan informasi yang begitu pesat ini, kita harus bisa cepat merespon setiap informasi yang dibutuhkan masyarakat dimana PPID adalah corong informasi Universitas." tutur Aduwina

Dalam kunjungan tersebut rombongan UTU disambut langsung oleh Ir. Yatri Indah Kusumastuti, M.Si (Kepala Biro Komunikasi IPB, yang juga Sekretaris PPID IPB didampingi Siti Nuryati, S.TP, M.Si (Kabag Humas IPB) yang juga menjabat Kepala Bidang Pengelola dan Pemberi Layanan Informasi - PPID,  Dr. drh. Mokh. Fahrudin (Kabag Promosi IPB) serta Aris Solikhah, STP, MM (Kasubbag Hubungan Internal dan Layanan Informasi), Rio Fatahillah CP, S.I.Kom, M.Si (Koordinator Publikasi dan Hubungan Eksternal), Yulia Dwi Indriani, S.Kom, MM (Koordinator Website IPB) dan Rizki Maha Putra SE (Koordinator Media Sosial IPB)

Dalam sambutan pembukanya, Siti Nuryati menjelaskan tentang struktur organisasi biro komunikasi IPB yang berada langsung di bawah Sekretaris Institusi. Biro Komunikasi terbagi tiga bagian, iaitu bagian Humas, Promosi dan Sekretariat Pimpinan. Menurut pemaparannya, PPID IPB inklud kesemua bidang dalam biro komunikasi, bahkan turut melibatkan biro hukum di dalamnya. Semoga kegiatan dokumentasi dan publikasi dilaksanakan oleh biro komunikasi. PPID seiring sejalan dengan humas, tidak bisa dipisahkan antara keduanya, karena tupoksinya hampir sama. Menurut Siti Nuryati, peran aktif semua unit kerja dalam lingkup IPB sangat membantu mereka dalam mengumpulkan dan mendapatkan data-data yang dibutuhkan untuk di olah, dianalisis dan dipublikasikan  sesuai dengan amanat UU nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Peraturan Menristekdikti nomor 75 Tahun 2016 tentang Layanan Informasi Publik.

Pertemuan yang diadakan di ruang rapat lantai 2, Rektorat IPB itu membahas dengan jelas setiap tahapan dalam perkembangan dan pelaksaan tugas PPID di IPB mulai dari struktur PPID, tugas dan wewenang PPID, teknis kordinasi PPID dalam menjalankan tugas, hingga hubungan PPID dengan sub bagian kehumasan dan kearsipan, Unit Teknologi Informasi dan Komunikasi, dan unit kerja ditingkat Fakultas.

Yatri Indah Kusumastuti menambahkan, IPB dalam menangani keluhan baik dari dosen, tendik dan mahasiswa, telah membuat beberapa aplikasi seperti e-complain yang setiap keluhan dan permasalahan yang disampaikan lewat aplikasi tersebut akan diselesaikan. Sehingga permasalahan pelayanan internal kampus tidak berkembang keluar serta dapat ditangani dengan baik oleh unit terkait. berbagai program peningkatan kapasitas bagi pemberi layanan public di lingkup IPB terus dilakukan dan Biro Komunikasi mendapatkan dukungan penuh dari Rektor IPB dalam menjalankan setiap program yang telah dirancang. Hasilnya IPB berhasil meraih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi Pusat sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang paling inovatif pada tahun 2018.

Pada akhir pertemuan tersebut ditutup dengan pemberian cinderamata dari IPB kepada UTU dan kemudian jalan-jalan melihat kantor Student Service Center (SSC) IPB yang memiliki 8 Counter dan mampu melayani rata-rata 200 mahasiswa perhari dan beberapa sarana layanan informasi yang ada di IPB. [Aduwina)

Lainnya :