Tim  Jurnal UTU Latih Pengelola Artikel Fakultas FPIK
  • UTU News
  • 10. 08. 2019
  • 0
  • 781

MEULABOH – Pimpinan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan-Universitas Teuku Umar (FPIK-UTU) meminta kepada pengelola jurnal tingkat universitas, agar dapat membina dan membimbing pengelola jurnal fakultas. “Tim pengelola jurnal FPIK perlu pembinaan secara kontinyu dari tim jurnal rektorat UTU. Dan sampai saat ini FPIK UTU sudah memilki lima  jurnal penelitian dan satu jurnal pengabdian kepada masyarakat”, ujar Dekan FPIK UTU, Prof. Dr. M. Ali Sarong, M. Si.

Pada, 7 Agustus 2019, Tim Pengelola Jurnal Universtas Teuku Umar (UTU) menyambangi FPIK UTU untuk membina pengelola Jurnal yang ada di FPIK UTU. Tim Roadshow Pengelola Jurnal Universitas Teuku Umar,  diketuai Nodi Marefanda, MAP, dengan anggota Dara Angreka Soufyan, M. Si, dan Aziz Pandria, MT. Dalam kesempatan roadshow, tim pengelola jurnal UTU sekaligus memberikan pelatihan singkat kepada tim pengelola jurnal FPIK. Kegiatan pelatihan dan pembinaan berlangsung mulai Pukul 08.15 sampai 12.00 WIb.

“Perlu kita sadari bahwa pada saat ini Jurnal di Indonesia, minimal dalam status akreditasi Shinta Kemenristekdikti. Sementara itu jurnal yang kita miliki belum terakreditasi Shinta, dan mudah-mudahan dengan kedatangan tim pengelola jurnal UTU Nodi Marefanda,  jurnal kita dapat lebih baik dimasa mendatang”, ujar Prof. Ali Sarong ketika membuka pelatihan pembinaan terhadap tim pengelola jurnal FPIK UTU.

Pada sesi awal Nodi Marefanda menyampaikan, materi secara umum, tentang hal-hal yang harus dilakukan dalam pengelolaan jurnal dimasa mendatang. Nodi Marafenda menyampaikan pengelola jurnal UTU memiliki tugas masing-masing, persyaratan pengajuan akreditasi jurnal, dan kebutuhan administrasi yang diperlukan pada waktu pengajuan Jurnal.

Pengayaan materi dan cara pengajuan akreditasi jurnal yang lebih terinci yang  disampaikan oleh Dara Angreka Soufyan dan TM Aziz Pandria. Kedua pemateri ini banyak menyinggung tentang proses peningkatan akreditasi pada ranah Akreditasi Shinta Kemenristekdikti, dan menyangkut mitra bestari yang harus ada dari kawasan tertentu, artikel yang spesifik.

Kegiatan pelatihan yang bersifat dialogis, memunculkan banyak kajian melalui diskusi antara pemateri dengan peserta, dan antara peserta dengan peserta. Adanya pelatihan seperti ini, dapat dijadikan pedoman dalam pengelolaan Jurnal di FPIK UTU.

Prof. Ali Sarong menjelaskan, dari lima jurnal penelitian, satu jurnal lingkup fakultas yaitu Jurnal Perikanan Tropis. Sedangkan empat jurnal penelitian lainnya adalah milik program studi yakni Prodi Perikanan, Prodi Akuakultur, Prodi Sumber Daya Akuatik (SDA), dan Prodi Ilmu Kelautan. Sementara jurnal pengabdian kepada masyarakat  langsung dikelola dibawah fakultas, dengan pengelola jurnal yang terstruktur sesuai kebutuhan.

Lingkup fakultas FPIK namanya “Jurnal Perikanan Tropis” dengan pengelola  Hafinuddin,  M. Arif Nasution, M. Agam Tahir, Fazril Saputra, Nabila Ukhty.  Sedangkan Jurnal Program Studi, yaitu Prodi Perikanan namanya  “Jurnal Perikanan Terpadu”, tim pengelola  Syarifah zuraidah,  Anhar Rozi, Taufiq, Hafinuddin, dan M agam thahir

Untuk Prodi SDA namanya “Jurnal JAAS”, tim pengelola, Neneng M, Ika Kusumawati, Rika Astuti, dan Endah Annisa R. Prodi Akuakultur namanya “Jurnal Akuakultura”, timnya adalah  Sufal Diansyah, Yusran Ibrahim, Farah Diana, Fitria Rahmayanti, dan Radhi Fadhillah.  Sedangkan Prodi Ilmu Kalautan namanya “Jurnal Laot”, timnya adalah  Mohamad Gazali, Samsul Bahri, Ika Kusumawati, Endah Annisa, Rahma, dan  Alauddin.

Prof. Ali Sarong menyebutkan, sampai dengan Bulan Juli 2019, semua jurnal itu  masih berstatus jurnal belum terakreditasi dan namun sudah memiliki ISSN. “Jurnal ini memiliki masa penerbitan dalam setahun dua kali, dengan sumber artikel hampir semuanya dari dosen FPIK dan dosen prodi yang lain dalam lingkup Universitas Teuku Umar”.

Lainnya :