Tim Fakultas Ekonomi UTU Sosialisasikan Kebijakan Pengelolaan Dana Desa   
  • UTU News
  • 07. 05. 2018
  • 0
  • 575

 

MEULABOH – Aparatur pemerintah gampong harus memahami seluruh kebijakan terkait dengan pengelolaan dana desa. Dengan memahami regulasi terkait dana desa, maka dalam pelaksanaannya tidak menyalahi aturan yang berlaku, sehingga hal itu dapat menghindari potensi masalah hukum dikemudian hari bagi aparatur pemerintah gampong. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Zainal Putra SE MM pada kegiatan sosialisasi kebijakan pengelolaan dana desa tahun 2018 di Gampong Suak Raya Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (05/05/18). Kegiatan tersebut juga melibatkan sejumlah mahasiswa dari Fakultas Ekonomi UTU.

Zainal Putra SE MM yang merupakan dosen Fakultas Ekonomi UTU, memaparkan paling tidak terdapat sebelas peraturan perundang-undangan yang harus dipahami oleh aparatur gampong. Mulai dari undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan menteri hingga peraturan bupati. Dijelaskannya bahwa dalam pengelolaan keuangan desa, keuchik selaku kepala pemerintahan desa bertindak sebagai pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan desa (PTPKD). Dalam pelaksanaan keuangan desa, maka keuchik dibantu oleh pelaksana teknis pengelolaan keuangan desa (PTPKD), yang terdiri dari: (a) sekretaris desa selaku koordinator PTKPD; (b) bendahara desa; dan (c) pelaksana teknis kegiatan, yakni tiga kepala seksi.

Kewenangan keuchik gampong selaku PTPKD, yakni menetapkan kebijakan tentang pelaksanaan APBDesa Menetapkan PTPKD, menetapkan petugas yang melakukan pemungutan penerimaan desa, menyetujui pengeluaran atas kegiatan yang ditetapkan dalam APBDesa dan melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran atas beban APBDesa. Sekretaris desa selaku koordinator PTKPKD mempunyai tugas, yaitu: (a) menyusun dan melaksana-kan Kebijakan Pengelolaan APBDesa; (b) menyusun Rancangan Peraturan Desa tentang APBDesa, perubahan APBDesa dan pertanggung jawaban pelaksanaan APBDesa; (c) melakukan pengendalian terhadap pelaksanaan kegiatan yang telah ditetapkan dalam APBDesa; (d) menyusun pelaporan dan pertanggung-jawaban pelaksanaan APBDesa; dan (e) melakukan verifikasi terhadap bukti-bukti penerimaan dan pengeluaran APBDesa.

Kepala seksi bertindak sebagai pelaksana kegiatan sesuai dengan bidangnya, memiliki tugas: (a) menyusun rencana pelaksanaan kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya; (b) melaksanakan kegiatan dan/atau bersama Lembaga Kemasyarakatan Desa yang telah ditetapkan di dalam APBDesa; (c) melakukan tindakan pengeluaran yang menyebabkan atas beban anggaran belanja kegiatan; (d) mengendalikan pelaksanaan kegiatan; (e) melaporkan perkembangan pelaksanaan kegiatan kepada kepala desa; dan (f) menyiapkan dokumen anggaran atas beban pengeluaran pelaksanaan kegiatan.

Selain itu bendahara desa mempunyai tugas: (a) menerima dan menyimpan uang; (b) memungut dan menyetorkan pajak serta membayar tagihan; (c) melakukan penatausahaan keuangan; dan (d) mempertanggungjawabkan penerimaan pendapatan desa dan pengeluaran pendapatan desa.

Sebagai informasi bahwa kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh aparatur pemerintah Gampong Suak Raya, unsur Tuha Peut, unsur pemuda dan tokoh perempuan setempat.

Ketika dimintai komentarnya terkait pelaksanaan kegiatan ini, Keuchik Gampong Suak Raya, Zainuddin, mengatakan kegiatan semacam ini sangat berguna dalam rangka menambah pengetahuan dan wawasan tentang bagaimana pengelolaan dana desa secara baik dan benar. Sementara itu sekretaris desa, Jufri, mengakui bahwa pelaksanaan kegiatan semacam ini sangat bermanfaat bagi mereka.

“Kami mengharapkan kepada pihak Fakultas Ekonomi UTU, supaya di masa yang akan datang dapat memprogramkan lagi kegiatan serupa untuk Gampong Suak Raya, tentu dengan topik yang berbeda”, demikian diungkapkan Jufri dengan penuh harapan.

Salah seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi UTU yang dilibatkan, yakni Rini Oktarina, mengungkapkan bahwa dia sangat senang dilibatkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat desa seperti ini. Menurutnya dengan terlibat dalam kegiatan ini, selain dapat menambah pengalaman dan wawasan, juga dapat membangun networking  yang baik dengan masyarakat.

Untuk diketahui bahwa, kegiatan ini merupakan roadshow tim pengabdian kepada masyarakat dari Fakultas Ekonomi UTU, yang dipimpin Zainal Putra SE MM yang merupakan pakar keuangan desa di kawasan Barat Selatan Aceh (BARSELA). Sebelumnya tim pengabdian ini telah sukses melakukan tugasnya di Gampong Pasi Aceh Kecamatan Woyla. Direncanakan pada minggu kedua bulan Ramadhan nanti, tim ini juga akan melakukan pelatihan pengelolaan keuangan desa secara profesional bagi seluruh aparatur pemerintah gampong dalam Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat. [Zainal Putra]

Lainnya :