Sulaiman Ali,
  • UTU News
  • 09. 05. 2019
  • 0
  • 382

MEULABOH – Mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) angkatan 2018, diwajibkan mengikuti Program Pengembangan Pendidikan Agama Islam (P3AI), sebagaimana yang telah diberlakukan bagi mahasiswa angkatan 2017 sebelumnya. “P3AI ini sebagai pendamping mata kuliah agama bagi mahasiswa UTU”, ujar Sulaiman Ali.

Ketua P3AI-Universitas Teuku Umar (UTU), Sulaiman Ali, ST.,MT yang juga Sekretaris Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik UTU menjelaskan, “disebabkan ada satu dan lain hal, Program P3AI bagi mahasiswa angkatan 2018 itu, baru bisa dilaksanakan pada semester genap 2018/2019 ini” ujar Sulaiman Ali.

Pelaksanaan pembelajaran P3AI sesuai dengan arahan Wakil Rektor III UTU, Dr. Mursyidin, MA. “Kita berharap, kegiatan P3AI yang dinilai sangat penting bagi pembentukan karakter mahasiswa UTU, dapat berjalan dengan baik dan lebih maju ke depan. P3AI juga akan membantu mahasiswa dalam mendalami ilmu agama Islam di UTU ini”, ujarnya.   

Sulaiman Ali menjelaskan, jumlah Mentor P3AI sebanyak 60 orang, yang direkrut dari mahasiswa UTU itu sendiri. Mentor P3AI diangkat dan ditetapkan setelah lulus seleksi ketat

yang dilakukan oleh pengurus P3AI. Sebelum ‘diterjunkan’ untuk mendidik dan membimbing mahasiswa, Mentor juga telah dilatih dan dibekali ilmu agama oleh pengurus P3AI UTU. “Satu orang Mentor menangani  23 sampai 25 mahasiswa yang mengikuti P3AI”, ujar Sulaiman Ali.

Sulaiman Ali menjelaskan, P3AI dilaunching (diluncurkan) pada 7 Oktober 2017 bertetapan dengan 17 Muharram 1439 Hijriah, yang dilakukan oleh Rektor UTU Prof. Jasman J. Ma’ruf. “Alhamdulillah dari 1300 jumlah mahasiswa Angkatan 2017, yang sudah lulus P3AI sebanyak 1187 orang (mahasiswa angkatan 2017 sebagai peserta P3AI perdana di UTU yang telah dinyatakan Lulus).  Kepada mahasiswa yang telah lulus P3AI juga telah diberikan sertifikat. Ke depan sertifikat ini berguna untuk syarat pengambilan Mata Kuliah Pendidikan Agama dan untuk mengikuti sidang skripsi bagi mahasiswa”.

Sulaiman Ali juga menjelaskan, metode pelaksanaan P3AI dilakukan  dengan cara pembelajaran setiap hari minggu jam 08.00 sampai dengan jam 11.00 selama satu semester. Materi yang diajarkan dalam Pembelajaran P3AI ini adalah program Iqra’ (pembacaan Al quran), praktek ibadah (tata cara sholat wajib, sunnah, tahyiz mayit dan thaharah), program mentoring, akidah akhlak  dan merajut ukhuwah.

“Maahasiswa sangat antusias dan disiplin mengikuti pembelajaran P3AI,karena penerapan yang kita lakukan harus disiplin sesuai denga arahan Tim P3AI dan Mentor. Bahkan yang tidak lulus dari angkatan 2017 sempat menanyakan kepada kami kapan pelaksanaan P3AI susulan untuk mahasiswa yang tidak lulus”, ujar Sulaiman Ali yang terlihat penuh semangat membimbing dan mengawasi dalam pembelajaran P3AI. (zakir)

Lainnya :