Siapkan SDM Dosen Berkualitas, UTU Laksanakan Program Kemah Kreatif
  • UTU News
  • 10. 09. 2019
  • 0
  • 1156

MEULABOH, UTU - Perubahan teknologi yang terjadi di tingkat global saat ini harus diantisipasi dengan baik oleh perguruan tinggi. Ini didasarkan, perguruan tinggi merupakan salah satu sektor yang berperan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berdaya saing. Setiap tahunnya Kemenristekdikti menyelenggarakan program kompetitif seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Untuk memenuhi tuntutan diatas, Rektor UTU Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE., M.B.A menggagas program "Kemah Kreatif". Program ini akan dilaksanakan di Lhok Geulumpang Raya, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya. Kegiatan akan dilaksanakan pada Tgl 13-15 September 2019. Peserta program ini adalah seluruh CPNS UTU Formasi 2018 dan Dosen PNS UTU Formasi 2017.

Untuk menyukseskan kegiatan ini, Rektor memimpin langsung rapat teknis program kemah kreatif, di ruang rapat pimpinan lantai II Gedung Rektorat UTU. Rapat dihadiri Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Mursyidin, MA; Kabiro Umum dan Keuangan, Mawardi Amin, SE.Ak, Kabiro Akademik dan Kerjasama, Drs. Muslim Raden, M.Si, para kepala bagian dan tim kreatif UTU.

Dalam paparannya, Rektor Prof. Jasman mengatakan, para dosen perlu menyesuaikan proses pembelajaran dalam mengantisipasi perubahan teknologi di era revolusi industri tahap 4.0. Dosen berperan dalam mengubah pola pikir mahasiswa dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkompeten.

“Sekarang dosen tidak cukup pintar, tetapi harus bisa merespons perubahan yang terjadi,” ujar Prof. Jasman

Prof. Jasman melanjutkan, dalam menghasilkan sumber daya manusia unggul, seorang dosen harus menguasai empat aspek, yaitu berpikir kritis, kreatif, komunikasi, dan kolaborasi. Di aspek berpikir kritis, aspek ini dibutuhkan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berintegritas dan berdaya saing tinggi.

“Para dosen harus kritis, SDM kita juga harus kritis. Jangan sampai SDM kita hanya jadi budak. katanya

Sementara di aspek kreativitas, dosen harus kreatif menghasilkan berbagai inovasi dari teknologi yang berkembang saat ini. "Dosen kita harus lebih kreatif dari pada mahasiswa. Bayangkan kalau Dosennya tidak kreatif, bagaimana dia mampu mendorong mahasiswa untuk berkreativitas lebih." Lanjutnya

Selanjutnya, di aspek komunikasi, berbagai pemikiran dan penelitian yang dilakukan dosen harus bisa dikomunikasikan dengan baik ke masyarakat. Agar komunikasi ini mampu terjalin dengan baik, maka dosen harus melakukan kolaborasi.

“Inilah yang bisa membangun Indonesia dari sisi SDM-nya, kalau pintar kolaborasi. Jangan hanya kompetisi, tetapi kolaborasi,” kata Prof. Jasman.

Ia menilai, faktor kreatif dan kolaborasi saat ini dianggap masih lemah. Untuk itu, dalam meningkatkan SDM Dosen yang kreatif dan mampu berkolaborasi, program Kemah Kreatif dianggap sebagai salah satu solusi untuk mewujudkannya. Sasaran program ini adalah Dosen muda yang baru lulus tes CPNS 2017 dan 2018. "Mereka semua diwajibkan hadir mengikuti program kemah kreatif ini." Tegas Rektor.

"Para Dosen tersebut akan diminta untuk berfikir kritis untuk dirinya, untuk mahasiswanya dan untuk institusinya". Intinya kegiatan ini "Program merenung bagi dosen kita. Kita berikan waktu 3 hari bagi mereka berenung secara individu dan berkelompok" Lanjutnya

Sengaja kita pilih Lhok Geulumpang, Aceh Jaya ini sebagai tempat untuk merenung, karena lokasinya yang strategis, dikelilingi lautan karena tempatnya disemenanjung, pantainya yang bersih dan panoramanya yang indah.

"Kita berharap nantinya mereka bisa menghasilkan ide-ide kreatif dan gagasan untuk pengembangan Program Kreativitas Mahasiswa kedepan." Tutup Rektor.

Persiapan Panitia Rampung

Panitia pelaksana program Kemah Kreatif telah melakukan berbagai persiapan, persiapan tempat dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait di Aceh Jaya termasuk dengan Bupati Aceh Jaya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Akademik UTU, Drs. Muslim Raden, M.Si dihadapan peserta rapat. Untuk merampungkan persiapan dan kesuksesan acara panitia terus melakukan koordinasi dan studi lapangan untuk pengecekan lokasi.

"Kemarin kita telah melakukan koordinasi dengan Camat Setia Bakti, KAGANA Aceh, Dinas Sosial Aceh Jaya dan Bupati Aceh Jaya. Bahkan Bupati T.Irfan TB, bersedia hadir pada saat acara pembukaan, Jumat (13/9/2019)." Kata Muslim Raden. (Aduwina).

Lainnya :