Rektor UTU Jemput Kembali Mahasiswa KKN di Abdya
  • UPT_TIK
  • 07. 08. 2018
  • 0
  • 139

MEULABOH – Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) diwakili Wakil Rektor II, Dr. Alfizar, DAA  Senin, 6 Agustus 2018, menjemput kembali mahasiswa UTU, setelah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 40 hari (28 Juni sampai  6 Agustus 2018) di Wilayah Kabupatan Aceh Barat Daya (Abdya).

Upacara pelepasan/pemulangan mahasiswa KKN dipusatkan di halaman Kantor Camat Kuala Batee, Abdya. Camat Kuala Batee, Mustafa Kamal atas nama Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) menyerahkan/mengembalikan mahasiswa KKN-UTU kepada Rektor UTU yang diterima Wakil Rektor II, Dr. Alfizar. Upacara pemulangan mahasiswa KKN  disaksikan Kabag TU LPPM-UTU, Said Adla Fauzan, SP.,MP, Kasubbag Umum UTU, Teuku Raja Akbar, SH,  para DPL-KKN, para camat dan keuchik dalam Wilayah Aceh Barat Daya.  

Atas nama coordinator KKN-Abdya, Chairunnisa, SP.,MP dalam laporanya mengatakan, jumlah peserta KKN gelombang kedua tahun 2018 ini sebanyak 651 orang, perempuan 413 orang, laki-laki 238 orang. Terbanyak peserta KKN kali ini adalah dari Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) mencapai 178 orang, dari Fakultas Teknik 119 orang, dari Fakultas Ekonomi 95 orang, dari Fakultas Perikanan 52 orang, dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) 82 orang dan dari Fakultas Pertanian 125 orang. Peserta KKN kali ini, kata Irsadi akan di tempatkan di 44 desa dalam 4 Kecamatan Kabupaten Abdya yaitu Kecamatan Babahrot, Kuala Batee, Jeumpa dan Kecamatan Susoh. Namun, dari jumlah 651 orang mahasiswa KKN, 5 (lima) orang mahasiswa diantaranya batal melanjutkan KKN karena sakit dan karena berhalangan.

Dr. Alfizar menyampaikan ucapan maaf jika ada kesalahan dan kekurangan mahasiswa UTU selama  melaksanakan KKN di desa-desa dalam Kabupaten Abdya. Dr. Alfizar mengatakan, semua mahasiswa memang masih dalam tahap belajar, apalagi mahasiswa dalam melaukan kegiatan program utama yang sifatnya teknis sekali di lapangan memang harus  banyak belajar. Setelah selesai dari masing-masing fakultas, mahasiswa tersebut  merupakan awal dari suatu pembelajaran di Perguruan Tinggi, yang selanjutnya  Anda akan menghadapi situasi di lapangan dalam mencari kerja. “Program penunjang yang telah kalian laksanakan selama KKN sudah banyak yang menyentuh masyarakat dan   membantu administrasi di desa, sehingga para keuchik bisa terbantu.

Mustafa Kamal menyampaikan selamat jalan dan sukses selalu kepada  mahasiswa untuk melanjutkan kegiatan selanjutnya. “Kami minta kepada mahasiswa,  bawalah yang bagus-bagus, yang tidak baik tolong ditinggalkan di desa masing-masing, dimana adik-adik mahasiswa selama  40 hari bersama masyarakat kami di desa”, ujar Mustafa mengharapkan.

Sebelumnya, Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Muslizar, MT menyambut kedatangan mahasiswa  Kuliah Kerja Nyata (KKN-UTU) di wilayah kerjanya, Kamis, 28 Juni 2018, dalam kondisi terik panas matahari, yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Abdya. “Kami minta mahasiswa KKN-UTU terus bersemangat mengabdi kepada  masyarakat. Kami siap membantu sepenuhnya setiap kegiatan yang adik-adik mahasiswa lakukan bersama masyarakat”, tegas Muslizar.

Ketika itu, Wakil Rektor II-UTU, Dr. Ishak Hasan, mengingatkan mahasiswa UTU untuk tetap menjaga nama baik almamater, berperilaku baik, berakhlak serta  menjaga kesopanan dengan masyarakat dimana Anda di tempatkan selama KKN. (Muzakkir)

Komentar :

Lainnya :