Program P3AI-UTU Berlakukan Belajar Secara Online
  • UTU News
  • 19. 03. 2020
  • 0
  • 1310

MEULABOHUTU | Ketua Program Pengembangan Pendidikan Agama Islam (P3AI) Universitas Teuku Umar (UTU), Sulaiman Ali, ST., MT memberlakukan pembelajaran secara daring (online) kepada 1600 mahasiswa UTU angkatan 2019. “Seluruh peserta pembelajaran Program P3AI dibagi dalam 78 kelompok”, ujar Ustadz Sulaiman

Hal ini dilakukan oleh Ketua P3AI UTU, Sulaiman Ali bersama pengurus P3AI lainnya menindak lanjuti Surat Edaran Rektor UTU Senin, 16 Maret 2020, tentang pencegahan penyebaran Carona Virus Disease (COVID-19) di lingkungan kampus UTU.

Sulaiman Ali dalam surat pemberitahuannya mengatakan, seluruh mahasiswa peserta P3AI dan mentor pendamping dalam masa pencegahan penyebaran corona virus disease ini, proses pembelajaran tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Namun, dilakukan secara daring dari rumah masing-masing.

Mentor dan peserta sudah diarahkan untuk menggunakan media daring google classroom dan google meet. “Petunjuk penggunaan aplikasi ini dapat diunduh melalui website http://p3ai.utu.ac.id dan Group WhatsApp seluruh mentor.

Proses pembelajaran ini terus kami pantau secara berkala bersama Tim P3AI UTU agar berjalan sesuai harapan”, ujar Sulaiman Ali yang juga Dosen Fakultas Teknik UTU.

Sulaiman Ali menjelaskan, jumlah Mentor P3AI sebanyak 78 orang, yang direkrut dari mahasiswa UTU itu sendiri. Mentor P3AI ditetapkan setelah lulus seleksi ketat yang dilakukan oleh pengurus P3AI. Mentor P3AI telah diberikan pembekalan khusus oleh pengurus P3AI UTU. “Satu Mentor menangani 20 mahasiswa dalam satu kelompok”, ujar Sulaiman Ali.

Sulaiman Ali menjelaskan, metode pelaksanaan P3AI dilakukan dengan cara pembelajaran setiap hari Sabtu jam 08.00 sampai dengan jam 10.30 selama satu semester di ruang kelas di gedung baru UTU. Namun, untuk saat ini selama dua minggu, sejak Senin, 16 Maret 2020, belajarnya diarahkan di rumah masing-masing melalui daring.

Materi yang diajarkan dalam Pembelajaran P3AI meliputi metode program Iqra’ (pembacaan Al Quran), metode praktek ibadah (tata cara sholat wajib, sunnah, tahyiz mayit dan thaharah), program mentoring, pembinaan karakter. (Muzakkir)

Komentar :

Lainnya :