Prof. Jufri: UTU Perlu Renstra Pengabdian Masyarakat
  • UPT_TIK
  • 09. 08. 2018
  • 0
  • 179

MEULABOH –  Prof. Jufri mengingatkan, Pimpinan Universitas Teuku Umar (UTU) harus segera merekam komoditas unggulan yang ada di Wilayah Barat Selatan (Barsela) “Apa yang sangat didambakan masyarakat Barsela itu dengan hadirnya UTU. Ini harus menjadi prioritas utama seperti soal kelautan,  tambang dan bannyak yang lain”.

Demikian pandangan Prof. Dr.  Jufri, M.Pd  (Dekan FKIP Unsyiah) ketika bincang-bincang dengan tim UTU News baru-baru ini di Banda Aceh. UTU perlu melahirkan rencana strategis (renstra) pengabdian kepada masyarakat. “Kalau kita sudah merespon keinginan masyarakat, masyarakat akan merespon kehadiran UTU. Misalnya, pengabdian dalam skala kecil dulu seperti jaring apung, teknik perikanan. Jangan jadikan kampus seperti menara gading  (bersikap masa bodoh) terhadap hal-hal yang terjadi disekitar kita”, kata Prof. Jufri.

Prof. Jufri mengatakan, UTU memiliki prospek besar  mengembangkan Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam sesuai  potensi daerah. Kerenanya, orang-orang  yang mengabdi di UTU sekarang ini harus ada sense of belonging  dan menjiwai UTU, sehingga semangat untuk memajukan lembaga pendidikan tersebut lebih serius. 

Menurut Prof. Jufri, banyak anak-anak Aceh, termasuk dari Barat Selatan (Barsela) yang kuliah di luar seperti di ITB, di IPB bahkan di luar negeri dengan menggunakan biaya daerah. Setelah selesai kuliah bisa mengabdi di UTU. “Orang daerah sendiri mengabdi  di UTU jauh lebih bagus dari pada orang dari luar, karena rasa memiliki (sense of belonging), itu lebih tinggi”.

Kalau perlu, kata Prof. Jufri, setiap fakultas minimal 2 bulan sekali perlu melakukan studi banding.  Pertukaran dosen  di bidang-bidang tertentu. Kalau perlu buat MoU, dosen UTU mengajar di Unsyiah dan dosen Unsyiah mengajar di UTU, misalnya. Kemudian perkuat riset. Perguruan Tinggi (PT), seperti Unsyiah dengan posisinya sekarang  maju karena risetnya banyak dan baik.

Lembaga pendidikan itu, bukan pidato bukan banyak bicara, tapi publikasinya yang penting. “Seperti UTU News ini, walaupun kecil tapi nilainya luar biasa. orang bisa lihat perkembangan UTU karena melalui publikasi media Kampus UTU News ini”, ujar Prof. Jufri sambil memegang UTU News. (Muzakkir)

Komentar :

Lainnya :