Prof. Bastian: UTU Perlu Utamakan Akreditasi
  • Humas
  • 17. 05. 2018
  • 0
  • 98

MEULABOH – Universitas Teuku Umar (UTU) yang paling penting mempersiapkan adalah  segi edukasi. Kesiapan itu, yang pertama  ukurannya adalah akreditasi. “UTU harus punya target untuk mencapai akreditasi”.

Prof. Dr. Bastian Arifin, M.Sc, Guru Besar Fakultas Teknik Unsyiah, mengatakan hal itu saat ditemui Tim UTU News, di ruang kerjanya, belakangan ini. Mulai sekarang institusi UTU harus mempersiapkan program studinya minimal akreditasi B semuanya, “kalau ini tidak dikejar, sayang anak-anak kita sarjana yang sudah punya ijazah tapi belum memiliki akreditasi yang baik, mereka bisa kecewa”. 

Menurut Prof. Bastian, untuk mencapai akreditasi perlu kerja keras, dan harus fokus untuk meraihnya.  Selain itu, tekad dari tenaga edukasi juga perlu diseragamkan, artinya, untuk memajukan pendidikan, harus dibangun oleh tenaga edukasi itu sendiri, dengan membentuk  pola pendidikan, sehingga  semakin lama semakin bagus, berkembang dan meningkat pendidikan.

“Kadang jadi dosen belum tentu dia punya cita-cita sebagai pendidik. Ini harus ditata dengan baik para dosen, agar  dosen itu punya niat ingin memajukan pendidikan, sekaligus ingin memajukan daerah. dan perlu dievaluasi, dengan berbagai cara seperti melakukan rapat rutin setiap minggu, minimal dapat mengatasi berbagai permasalahan dan keluhan baik dari mahasiswanya, tingkah laku mahasiswa, termasuk prestasi mahasiswa maupun kalangan dosennya”, ujar Prof. Bastian.

Prof. Bastian juga mengakui, pembinaan seperti itu tentunya memerlukan biaya, misalnya ketika  menangani setiap permasalahan. Selain itu, Pimpinan Perguruan Tinggi juga sangat perlu memikirkan dana untuk training dosen, penataran dosen atau kursus-kursus itu harus dilakukan supaya ada peningkatan dan kualitas pendidikan. “Rapat rutin itu sangat penting dilakukan, karena disitulah direncanakan, termasuk begaimana merencanakan program sehingga kalau tiba-tiba pemerintah menawarkan, kita tinggal masukkan saja program yang telah direncanakan itu”, harap Prof. Bastian.

Prof. Bastian menyebutkan, di Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) itu dosen sudah mulai maju, buktinya banyak prestasi tingkat nasional yang telah mereka peroleh. “Hal seperti ini yang menurut saya juga harus dlakukan di UTU”.

Prof. Bastian juga menegaskan, tujuan dari pemerintah itu dosennya harus aktif dalam tridharma perguruan tinggi. Makanya, dosen harus melakukan penelitian dan pengabdian tidak semata-mata mengajar.  penelitian itu penting disamping pendapatan meningkat, hasil karya ilmiahnya bagus, dan level universitas akan terus meningkat.  Jika penelitian dan pengabdian kurang sekali, bakal terancam lembaga pendidikan. dan untuk  merangsang dosen, pimpinan itu perlu memberikan penghargaan (reward), agar dosen tarus bersemangat, terutama dosen-dosen internal yang berada di Barat Selatan Aceh. (Muzakkir)