Pimpinan UTU Jajaki Kerja Sama Dengan Instansi Disperindag Aceh
  • UTU News
  • 12. 07. 2019
  • 0
  • 426

MEULABOH – Pimpinan Universitas Teuku Umar (UTU) terus melakukan penjajakan kerja sama dengan sejumlah instansi Pemerintahan Provinsi Aceh. Kerja Sama dalam bidang tridharma perguruan tinggi itu sebagai usaha untuk pengembangan dan mewujudkan core product UTU agro and marine industry dan visi misi UTU sebagai sumber inspirasi dan referensi bagi dunia.

Penjajakan kerja sama yang dilakukan pada Jumat, 12 Juli 2019, adalah  dengan Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Aceh. Namun, sebelumnya, UTU juga telah menjalin kerja sama dan menandatangani MoU dan MoA dengan Badan Statistik Aceh (BPS), dan penjajakan kerja sama dengan Perusahaan Pers Harian Serambi Indonesia dan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh.

Upaya penjajakan kerjasama  UTU dengan Disperindag Aceh itu dipimpin Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. T. Zulham, yang didampingi Wakil Dekan I  Dr.Syahril , Kabag Perencanaan, Kerja Sama Dan Humas, Ahmad Fauzi, S. Pd,  serta Saiful Badli dan Helmi Noviar.

Dalam pertemuan dengan Kepala Disperindag Aceh, Zulham  antara lain menyampaikan maksud dan tujuan kehadiran jajaran UTU adalah untuk ingin menjalin kerjasama antara UTU dan Disperindag Aceh.  “UTU adalah sebuah universitas yang baru dinegerikan, tentunya banyak kekurangan yang dimiliki pada saat ini, salah satunya adalah bidang kerja sama. Apalagi tahun ini UTU akan dilakukan visitasi akreditasi institusi universitas. Untuk itu, perlu dukungan dari semua  pihak termasuk instansi pemerintahan”, ujar Zulham.

Sementara itu, Kepala Dadis Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, Muhammad Raudhi MSI menyambut baik atas tawaran untuk kerja sama dengan UTU, dimana saat ini Aceh sangat membutuhkan orang-orang yang memiliki  sumber daya manusia yang handal terutama dalam mengedukasi masyarakat dalam menumbuhkan kembangkan industri kecil dan menengah atau IKM. Tentunya, sumber daya ini ada di perguruan tinggi.

Disamping itu, Muhammad Raudhi mengatakan, untuk memajukan atau menumbuhkan perekonomian Aceh harus dikembangkan sektor riil dan harus menumbuhkan entrepreneur yang mampu membangkitkan perekonomian Aceh. “Sekarang pertumbuhan ekonomi Aceh hanya tertumpu pada anggaran pemerintahan. Ke depan,  Pemerintah Aceh dalam menggerakkan ekonomi rakyat harus melibatkankan sektor swasta dan lembaga pendidikan.

Ahmad Fauzi menyebutkan, Kadis Perindag Aceh itu sangat mengapresiasi dan mendukung penjajakan kerja sama dengan UTU. Menyangkut penandatangan MuU akan ditindaklanjuti setelah draf MuU disepakati bersama. (***)

Lainnya :