Pimpinan, Dosen dan Karyawan UTU Mengutuk Atas Peledakan Bom di Jawa Timur
  • Humas
  • 15. 05. 2018
  • 0
  • 242

MEULABOH – Pimpinan, dosen dan karyawan Universitas Teuku Umar (UTU) menyatakan sikap mengutuk keras terhadap tindakan peristiwa di Mako-Brimob pada 9 Mei 2018, dan peristiwa peledakan bom bunuh diri di Surabaya pada 13 Mei 2018, di Gereja Santa Maria, Gereja Pante Kosta, Gereja DGI Surabaya dan Sidoarjo serta di Mapolrestabes Surabaya pada 14 Mei 2018.

Rektor UTU, Prof. Dr. Jasman J. Ma`ruf, SE.,MBA, bersama Forum Dosen dan Tenaga Kependidikan Universitas Teuku Umar yang diketuai Alisman, SE.,M. Si, Wakil Ketua Forum, M. Yunus Bidin, SH.,MH menyatakan sikap  mengutuk keras atas peristiwa peladakan bom di Wilayah Jawa Timur, yang telah terjadi beberapa hari lalu.

Kutukan keras terhadap peladakan bom tersebut, dituangkan dalam pernyataan sikap Forum Dosen dan Tenaga Kependidikan UTU, Nomor: 17/FDK-UTU/V/2018, pada 15 Mei 2018. Pernyataan sikap tersebut mengutuk  dengan keras segala bentuk tindakan terorisme, khususnya pada peristiwa di Mako-Brimob, peledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo serta di Mapolres Surabaya; menyatakan rasa belasungkawa sedalam-dalamnya pada seluruh korban peristiwa Mako Brimob, peledakan bom di Surabaya, di Sidoarjo serta di Mapolres Surabaya, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan menghadapi peristiwa tersebut; menyatakan rasa belasungkawa yang amat sangat atas hilangnya rasa cinta sesame umat manusia, sebangsa dan setanah air. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada semua warga bangsa untuk saling memupuk rasa persaudaran diantara kita.

Mendukung penuh upaya pemerintah untuk segera mengambil tindakan tegas untuk melindungi rakyat dan menjaga kesatuan bangsa; mengimbau agar seluruh anak bangsa untuk tidak terpancing upaya adu domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, mengutamakan dialog, dan terus memupuk kerukunan hidup dan beragama; kami berkomitmen untuk terus menjalankan dan mengembangkan kegiatan akademik maupun non-akademik yang meningkatkan nilai-nilai kebangsaan, kerukunan, berdasarkan Pencasila dan UUD RI-1945. (Muzakkir)

 

 

 

Lainnya :