Mahasiswa UTU KKN di Ternate Amati Pengembangan Cengkeh Afo
  • UTU News
  • 04. 08. 2019
  • 0
  • 139

MEULABOH – Mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nasional Kebangsaan  di Ternate, Maluku Utara, telah melaksanakan beberapa program unggulan dan program tambahan bagi masyarakat setempat. “Cengkeh afo (cengkeh tertua di dunia) adalah salah satu bukti kejayaan Ternate, berada di Kelurahan Tongole, Ternate Tengah. Posisi pohon cengkeh afo berada pada ketinggian 600 meter di atas permukaan laut”.

Dua mahasiswa UTU yang melaksanakan KKN ke Ternate adalah Yulizar, dari Fakultas Teknik (FT) dan  Yuza Aulia, dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM). Kedua mereka ditempatkan pada lokasi Kelurahan Tongole, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Mereka berdua bergabung dalam satu kelompok KKN dari IPB, UNSOED, dan ISLS.

Yuza Aulia kepada UTU News melaporkan, selama melaksanakan KKN telah melaksanakan beberapa program unggulan antara lain pengembangan ekowisata cengkeh afo, branding dan pakacging produk olahan khas tongole, katalog usaha bulu batik, membentuk kelurahan tangguh, dan menampilkan film mitigasi bencana.

Sedangkan program tambahan antara lain perancangan sarana dan prasarana umum Kelurahan Tongole, pelengkapan administrasi Kelurahan Tongole, pengembangan karakter anak, desain ornament khas tongole, publikasi Kelurahan Tongole

Yuza merincikan, terkait dengan program unggulan yang mereka lakukan adalah mengembangkan ekowisata cengkeh afo dengan cara redesign taman cengkeh afo yang meliputi aksebilitas, pemberian sign system, menambah saran kebersihan (tempat sampah), penambahan toilte, sarana ticketing dan unsur hias.

Untuk branding yaitu  menanamkan pentingnya branding bagi sebuah produk kepada masyarakat dan untuk membantu membuat design label produk dan membuat sample packaging produk. Dengan harapan dapat menambah nilai jual produk. Membantu mempermudah pengrajin bulu batik dengan membuat katalog produk yang berguna sebagai penunjang pemasaran dan pengenalan produk bulu batik. Melatih masyarakat Keluarahan Tongole dalam kesiap siagaan dalam antisipasi menghadapi bencana.

Sedangkan program tambahan, meliputi perancangan sarana dan prasarana umum Kelurahan Tongole yaitu melakukan pembangunan Kelurahan Tongole meliputi perancangan Kantor Kelurahan Tongole dan Gapura Kawasan Wisata Kelurahan Tongole). Pelengkapan administrasi Kelurahan Tongole (untuk membantu membuat profil kelurahan, pemetaan kelurahaan dan data lainnya yang diperlukan Kelurahan Tongole). Pengembangan karakter anak (untuk meningkatkan moral dan pemahaman etika pada anak sedari dini). Desain ornament khas tongole. (memunculkan identitas khas Kelurahan Tongole selain wisata cengkeh afo dan bamboo batiknya.

Melalui ornament khas Tonggole ini, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya ibu-ibu dengan membuat industry olahan dari oranamen tersebut. Publikasi Kelurahan Tongole. (untuk mempublikasikan program- program kegiatan yang sedang berlangsung melalui kerjasama dengan media partner yaitu Malut Post.

Selain itu, mereka juga mengajarkan siswa SD tentang PBB dan latihan upacara dalam rangka 17 Agustus, mengajarkan PHBS pada siswa. Kerja bakti sosial, menjelajahi situs sejarah di Tongole (pohon pala peninggalan Belanda, air mata tege-tege), Sosialisasi mitigasi bencana untuk siswa SD-19 Kota Ternate, dan menjemur cengkeh bersama warga.

Mereka yang melaksanakan KKN Nasional Kebangsaan di Ternate adalah Yulizar dan  Yuza Aulia. Sedangkan yang melaksanakan KKN Nasional Bersama di Medan adalah Jeklis Uqraiya  (FPIK), Putri Mardiatur. R (FPIK), Nevi Sri Wahyunita (Fakultas Pertanian), Edi Suryono (Fakultas Pertanian), Irpan (Fakultas Teknik), M. Rendi Saputra Arianda (Fakultas Teknik), Nindi Putri Utami  (FISIP), Friska Marina (FISIP), Yolanda Oktaria (FKM), Muhammad Rizki (FKM), Ayu Syahputri (Fakultas Ekonomi), dan Uswatun Hasanah (Fakultas Ekonomi). (***)

Lainnya :