Mahasiswa UTU KKN di Abdya
  • UTU News
  • 06. 08. 2019
  • 0
  • 146

MEULABOH – Mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa, 6 Agustus 2019, dikembalikan ke kampus. Sebelumnya, mahasiswa KKN angkatan XIV tahun 2019 itu, diserahkan oleh Rektor UTU, Prof. Dr. Jasman J. Ma`ruf, SE.,MBA kepada Pemerintah Abdya yang diterima langsung oleh Bupati Akmal Ibrahim, SH. 

Menurut keterangan salah seorang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Samwil, MA prosesi “pemulangan” mahasiswa UTU yang telah malaksanakan KKN di Kabupaten Abdya selama 40 hari, 27 Juni hingga 5 Agustus 2019, pertama camat di empat kecamatan dalam Kabupaten Abdya menyerahkan kembali mahasiswa yang telah melaksanakan KKN kepada Koordinator Kecamatan (Korcam), lalu para keuchik dalam kecamatan itu menyerahkannya kembali kepada dosen DPL masing-masing untuk dipulangkan ke Kampus UTU.

Menurut Samwil, saat mahasiswa kembali ke kampus, sebagian mereka ada yang dijemput oleh keluarganya, ada yang menyewa bus, bahkan ada yang menggunakan kenderaan pribadi. “Alhamdulillah, semua mahasiswa yang KKN di empat kecamatan dalam Kabupaten Abdya, hari ini (6 Agustus 2019) telah kembali ke Kampus UTU dengan selamat hingga sampai ke tempat-tempat masing”, ujar Samwil.

Sebelumnya, Bupati  Akmal Ibrahim, menawarkan kepada mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam wilayah kerjanya, untuk melakukan penelitian dan pengabdian pada sektor pertanian, perikanan dan peternakan. Ketiga sektor tersebut telah menjadi perioritas utama dikembangkan di Abdya saat ini. “Terima kasih kalian sebagai mahasiswa UTU telah memilih Aceh Barat Daya ini menjadi lokasi pengabdian kepada masyarakat”, ucap Akmal saat menerima mahasiswa KKN di wilayah kerjanya.

Ketika itu Bupati Akmal menyebutkan,  core product UTU “agro and marine industry”  merupakan topik yang sangat menarik. “Kalau bicara mengenai topik ini, berarti Abdya-lah jawabannya. Maka sangat-lah tepat kalian sebagai mahasiswa UTU memilih Abdya ini sebagai lokasi pengabdian”.  “Mahasiswa UTU telah mempelajari Abdya. Di Abdya ini banyak proses kreatif, sektor peternakan, sektor pertanian, sektor perikanan banyak di Abdya.

Ketika menyerahkan mahasiswa KKN kepada Bupati Abdya, Rektor UTU, Prof. Jasman  meminta kepada mahasiswa KKN, “camkanlah bahwa Anda adalah mahasiswa baru dalam dunia nyata melaksanakan KKN di Abdya ini. Oleh karena itu, jika Anda mau sukses, Anda harus punya keinginan,  punya keyakinan, punya harapan dan impian agar bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan dimana anda berada.

“Hal yang penting yang harus Anda pahami adalah bagaimana pembelajaran melalui proses hidup dalam masyarakat. Oleh karena itu, bersiaplah dengan dunia nyata. UTU terus berkembang. Kuncinya adalah kreatif.  Albert Einstain, sebut Prof. Jasman adalah manusia hebat karena kreatif. Orang-orang kreatif  itu  diperlukan ketangguhan dalam menghadapi persoalan dalam kehidupan. Prof. Jasman  mengutip falsafah China, “Kalau kalian jatuh tujuh kali, bangkitlah kedelapan kalinya”. itu sebabnya ketangguhan diperlukan.

Sekilas, Prof. Jasman menyampaikan bahwa, core product (pola ilmiah pokok) UTU adalah agro and marine industry, fokus UTU pada agro dan marine industri, sesuai dengan negara kita yaitu nagera maritim dan negara agraris. Karenanya, sivitas kademika UTU harus mampu menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan. Industry itu menjadi sangat penting, karena hilirisasi dari suatu produk yang dihasilkan. Untuk menghasilkan produk harus memiliki kreatifitas. Tidak hanya bicara proses, tapi bicara mengenai masalah produk. Begitu pentingnya kreatif dan inovatif, meskipun dalam undang-undang pendidikan nasional tidak dicantumkan kata-kata inovasi.

Diakhir pengantar, Prof. Jasman mengatakan, baju kuning (baju almamater) yang Anda pakai ini menjadi simbol, bahwa kehadiran Anda selaku mahasiswa KKN  adalah duta UTU dalam masyarakat. Sebagai duta berarti Anda adalah cermin dari Teuku Umar. Karenanya, Anda harus menjadi mahasiswa yang santun, yang tawadhu`, yang sopan, dan saling menyayangi yang lebih muda dan menghormati yang lebih tua. Dengan membawa simbol Teuku Umar, Anda harus mampu menunjukkan bahwa Anda adalah  orang-orang yang berkarakter mulia, jujur dan sopan, yang baik hati,  yang tangguh dan yang ramah. Itulah ciri-ciri yang dimiliki oleh seorang Teuku Umar, maka Anda dan kita semua harus menirunya.   

Mahasiswa UTU yang telah melaksanakan KKN di Abdya tahun 2019 ini tergolong banyak mencapai 879 orang. "Kegiatan KKN ini dimulai dari pada, 27 Juni hingga 6 Agustus 2019. Mahasiswa KKN kali ini tersebar di empat kecamatan dalam Kabupaten Aceh Barat Daya, diantaranya Kecamatan Babahrot, Blangpidie, Susoh dan Kecamatan Setia. (***)

Lainnya :