UTU Bahas Konsep Penelitian dan Program Kerjasama Dengan Luar Negeri
  • UTU News
  • 18. 10. 2018
  • 0
  • 304

MEULABOH – Prof. Ruhani menegaskan, saat ini isu sosial dalam masyarakat pesisir sangat banyak, terutama berkaitan dengan para remaja yang penuh dengan kehidupan bebas. Bahkan,  kasus narkotika dikalangan masyarakat  juga semakin meningkat.

Penagasan itu disampaikan Prof. Madya Dr. Ruhani Binti Mat Min (dari University Malaysia Terengganu) pada seminar internasional, hari kedua, 10 Oktober 2018, di Aula Utama UTU. Seminar lanjutan dengan  session penelitian dan kolaborasi program kerjasama itu, dibuka oleh Dekan Fisip-UTU, Dr. Mursyidin, MA, sekaligus berperan sebagai moderator acara.

Dengan begitu banyak persoalan yang terjadi dalam masyarakat pesisir, maka perlu dilakukan penelitian bersama untuk menangani serta dapat menindaklanjuti berbagai kasus sosial dalam masyarakat.  Disamping itu, juga perlu dilakukan kerjasama dalam bidang pengabdian untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat, ujar Prof. Ruhani.

Seminar internasional yang dilaksanakan Fakultas Fisip bertema, “Pengelolaan Sumber Daya Pesisir Untuk Keberlangsungan Pembangunan Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir di Aceh”. Pada hari kedua ini, pesertanya lebih khusus kepada para wakil dekan, para dosen dan ketua-ketua program studi, untuk membahas berbagai isu yang berkembang dalam masyarakat pesisir.

Dekan Fisip UTU, Dr. Mursyidin, MA dalam arahannya juga memberikan masukan dan pandangan tentang konsep penelitian yang akan dilakukan bersama-sama antara Fisip UTU dengan Universitas Malaysia Terengganu (UM).  “Ini konsep yang sangat bagus dan bermanfat bagi kedua institusi apalagi berkaitan dengan publikasi yang masih sangat kurang di UTU. Dengan adanya penelitian dan pengabdian yang sifatnya kerjasama ini, suatu keberuntungan bagi Fisip UTU, sehingga nantinya akan dapat menaikkan kualitas Universitas Teuku Umar (UTU).

Selain Prof. Ruhani, juga yang menyampaikan materi dalam session pembahasan tentang penelitian dan kolaborasi program kersama sama adalah Dr. Zikri Bin Muhammad (dari UMT Malaysia) dan Dr. Jumadil Saputra (UMT Malaysia).(Zakir)

Lainnya :