Komisi Informasi Aceh Visitasi PPID UTU
  • UTU News
  • 08. 11. 2019
  • 0
  • 219

MEULABOH, UTU - Tim Evaluasi Badan Publik dari Komisi Informasi Aceh (KIA) melakukan visitasi pelaksanaan keterbukaan informasi publik yang dilaksanakan oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Universitas Teuku Umar (UTU). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Komisioner Bidang Edukasi, Sosialisasi dan Advokasi, KIA Hamdan Nurdin, S.Sos., M.Si yang disambut oleh Atasan PPID UTU yang juga Rektor UTU, Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE., MBA didampingi Ketua Unit Pelaksana PPID UTU, Aduwina, S.Sos., M.Sc di ruang kerja Rektor, Selasa (05/11/19).

Turut mendampingi Rektor, Pengarah dan Sekretaris Pengarah PPID UTU, masing-masing Kabiro Umum dan Keuangan, Mawardi Amin, SE.Ak dan Kabiro Akademik, Drs. Muslim Raden, M.Si.

KIA berfungsi menjalankan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dan Peraturan Pelaksanaannya, menetapkan petunjuk teknis standar layanan Informasi Publik dan menyelesaikan Sengketa Informasi Publik melalui Mediasi dan/atau Ajudikasi nonlitigasi.

Sesuai dengan fungsi dan kewenangannya, Komisi Informasi Publik bertugas menerima, memeriksa, dan memutus permohonan penyelesaian sengketa informasi publik melalui mediasi dan atau ajudikasi nonlitigasi yang diajukan oleh setiap pemohon informasi publik yang merasa tidak puas dengan informasi publik yang dimintanya.

Hamdan mengatakan, visitasi ini untuk mengevaluasi implementasi undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik yang telah diterapkan oleh kampus terbesar di Barat Selatan Aceh itu. KIA ingin melihat sejauh mana implementasi itu telah diterapkan.

“Selain melihat sejauh mana implementasi keterbukaan informasi publik, kita juga mengecek dokumen dan sarana pendukung yang menunjang pelayanan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya menurut Hamdan, pengelolaan PPID UTU mengalami perkembangan yang sangat signifikan. Ini terlihat dari terobosan UTU dalam menambah media penyajian informasi, seperti website, majalah (UTUNews & UTU SMILE) hingga media sosial. Inovasi keunggulan ini lanjutnya, dapat menjadi pemantik bagi UTU untuk terus menyempurnakan keterbukaan informasi publik agar dapat dikonsumsi publik secara transparan. Terlebih lagi di tahun ini, PPID UTU masuk sebagai salah satu nominasi Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh KIA.

Sementara itu, Prof. Jasman menilai kunjungan ini menjadi penyemangat bagi pengelola PPID UTU untuk terus menyajikan informasi kepada masyarakat. Ia menambahkan selama ini, PPID UTU telah dikelola secara transparan dan akuntabel. Masyarakat bisa mengakses langsung informasi yang dibutuhkan melalui website www.ppid.utu.ac.id atau melalui laman utama www.utu.ac.id, terobosan ini, diharapkan masyarakat dapat mengakses informasi yang dibutuhkan hingga melaporkan keberatannya.

“Terobosan ini merupakan wujud kepatuhan UTU dalam menjalankan keterbukaan informasi publik sesuai amanat perundang-undangan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kepercayaan KIA yang memilih UTU sebagai salah satu perguruan tinggi yang divisitasi dan kesediaan memberikan masukan-masukan penting untuk pengembangan PPID kedepan. Kepercayaan ini tambahnya, diharapkan dapat menjadi motivasi sendiri bagi pengelola PPID UTU untuk semakin berprestasi kedepan.

Aduwina kepada media UTU.News mengabarkan, visitasi ini dilaksanakan berdasarkan surat Komisi Informasi Aceh yang ditujukan kepada Rektor Universitas Teuku Umar tertanggal 22 Oktober 2019 perihal Visitasi Evaluasi Badan Publik Tahun 2019, PPID UTU dinyatakan telah memenuhi kriteria untuk dilakukan visitasi berdasarkan hasil jawaban kuesioner penilaian mandiri (Self Assessment Questioner) yang telah disampaikan UTU ke Komisi Informasi Aceh saat dilakukan Sosialisasi Evaluasi Badan Publik se Provinsi Aceh, Selasa (6/8/2019) di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Aceh.

Sosialisasi evaluasi badan publik yang digelar oleh Komisi Informasi Aceh tersebut diikuti oleh semua Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari seluruh Perguruan Tinggi, Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) dan perwakilan PPID Kabupaten/Kota dari seluruh provinsi Aceh.

Lebih lanjut, KIA melakukan penilaian atas jawaban yang telah diberikan Badan Publik (BPBA) dalam bentuk Self Assessment Questioner dan penilaian website dan media sosial resmi Universitas Teuku Umar.

PPID UTU sesuai dengan tugas dan fungsinya sangat konsen dalam menyediakan, menyimpan dan mendokumentasikan daftar informasi publik UTU dan melakukan pelayanan informasi publik yang cepat, tepat dan sederhana kepada publik.

Tugas dan fungsi dalam pelayanan publik tersebut dapat berjalan dengan lancar karena PPID UTU mendapatkan dukungan penuh dari Rektor dan pimpinan lainnya dan memiliki tim solid yang senantiasa mengikuti rapat koordinasi dan konsolidasi. Tutup Aduwina yang didampingi dua pengurus inti PPID UTU, Divisi Kelembagaan dan Media, Ilham, S.Pd.I dan Divisi Pengelolaan Data dan Informasi, Murhaban, ST., M.Cs. (AP).

Komentar :

Lainnya :