Ketua MKU-UTU, Samwil Diangkat Menjadi Wakil Ketua ADPISI Aceh
  • UTU News
  • 03. 08. 2019
  • 0
  • 350

MEULABOH – Ketua Pengelola Mata Kuliah Umum-Universitas Teuku Umar (MKU-UTU) Samwil, S.Pd.I., MA, dilantikan menjadi Wakil Ketua Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam (ADPISI) Provinsi Aceh, Periode 2019-2024. Samwil adalah alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry-Banda Aceh.

Pelantikan yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pertemuan dosen-dosen PAI se-Indonesia itu,  dipusatkan di Gedung RKU-1, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh, 2 Agustus 2019.  “ADPISI merupakan wadah resmi yang menaungi seluruh dosen-dosen pengajar mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Prguruan Tinggi Umum (PTU) se-Indonesia”.

Untuk Aceh baru kali ini dibentuk kepengurusannya dan sekaligus menjadi Cabang dari ADPISI Pusat. Kepengurusan ADPISI Aceh periode pertama ini di Ketuai oleh Prof Dr drh Muslim Akmal dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Wakil Ketua,  Samwil, S.Pd.I, MA dari Universitas Teuku Umar. Sekretaris Umum Dr Rahmat Fadhil (Unsyiah), Bendahara Enzus Tinianus, SH, MH (Unsyiah).

Kepengurusan ADPISI Aceh juga memiliki divisi-divisi, antara lain divisi pendidikan dan SDM, divisi pengembangan jaringan dan organisasi, divisi media dan publikasi, divisi penelitian dan kajian, dan divisi pengabdian masyarakat.

Muslim Akmal antara lain mengingatkan bahwa ADPISI Aceh lahir untuk mewadahi dosen-dosen PAI pada Perguruan Tinggi Umum se-Aceh, agar menjadi sarana saling menguatkan, berbagi pengalaman dan pengembangan kapasitas tenaga pengajar agar dari waktu ke waktu dapat menjadi semakin lebih baik dan berkualitas.

Dalam kesempatan itu, keberadaan ADPISI Aceh diharapkan akan menjadi penggerak untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan dalam mendidik mahasiswa-mahasiswa diberbagai Perguruan Tinggi Umum yang saat ini semakin bersemangat dalam mempelajari dan memahami agama,  termasuk mengantisipasi terhadap berbagai pemikiran dan ajaran yang menyimpang, terutama pemahaman-pemahaman yang menjauhkan mereka dari hakikat dan Syariat Islam. “Semoga usaha ini menjadi amal jariah bagi kita semua”, ujar Muslim Akmal. (***)

Lainnya :