Ketua IBT-UTU Ikut Workshop Action Plan di Palembang
  • UTU News
  • 22. 06. 2019
  • 0
  • 355

MEULABOH – Ketua Inkubator Bisnis Teknologi-Universitas Teuku Umar (IBT-UTU), Hafinuddin, S.Pi.,M.Sc dan Manager IBT, T. Reza Efianda, M.Si dan diundang mengikuti workshop ke-2 Action Plan (rencana aksi) dan Rekrutmen Tenant, yang dilaksanakan di Hotel Horison Ultima Palembang, 19-21 Juni 2019.

Kegiatan workshop yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi dan Lembaga Penunjang lainnya, dihadiri  25 IBT  seluruh Indonesia,  di antaranya 20 IBT tahap pengembangan dan 5 IBT tahap pendirian termasuk UTU di dalamnya.

Hafinuddin menjelaskan, h asil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah 1) Business Plan dan Business Model Canvas IBT UTU semakin baik; 2) drafting action plan; 3) penyusunan rencana dan pola rekrutmen tenant dan 4) penyusunan rencana Focus Group Discussion (FGD) dengan stakeholders.

Hafinuddin menguraikan, business plan bermanfaat sebagai standar yang digunakan untuk menguji kelayakan IBT yang dioperasikan. Selain itu, business plan juga bermanfaat sebagai acuan dalam perencanaan target kerja  IBT ke depan dan dengan adanya business plan, IBT dapat mengajukan pendanaan ke lembaga keuangan seperti pemerintah, bank, modal ventura, investor dan organisasi internasional. 

Selain itu,  Business Model Canvas (BMC) itu sendiri bermanfaat untuk menyampaikan gagasan Business plan (BP) kepada lembaga keuangan atau atasan/pimpinan lembaga secara singkat. Penyampaian secara singkat ini diharapkan mampu menarik perhatian, meningkatkan minat, dan meyakinkan pendengar akan maksud yang disampaikan oleh IBT seperti pendanaan.

Action plan atau yang disebut juga sebagai rencana aksi merupakan cara atau langkah atau tahapan spesifik yang akan ditempuh untuk mencapai sasaran atau output kegiatan IBT UTU di tahun 2019. Rencana aksi (action plan)  IBT UTU tahun 2019 di antaranya adalah rekrutmen dan pendampingan tenant (pengusaha pemula) , sosialiasi dan pengusulan proposal perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT), penyediaan mesin produksi dan perluasan gedung IBT UTU serta Focus Group Discussion (FGD) dengan stakeholder yang ada di Barat Selatan Aceh seperti dengan bupati, kepala dinas terkait, lembaga non pemerintah, perguruan tinggi dan  lembaga keuangan.

Menurut Hafinuddin, penyusunan rencana rekrutmen tenant bertujuan untuk merencanakan secara spesifik berdasarkan waktu yang ditetapkan untuk mendapatkan tenant yang inovatif dan prospektif di bidang agro and marine Industry yang nantinya akan didampingi agar usaha pengusaha pemula (tenant) dapat menjadi usaha yang profitable/bonafit.

Rekrutmen tenant akan berlansung selama 1 bulan yang direncanakan pada pertengahan bulan Juli hingga pertengahan bulan Agustus 2019.  Pelaksanaan FGD dengan stakeholder bertujuan untuk mensosialisasikan konsep IBT dan business plan IBT kepada pimpinan lembaga induk dan pemangku kepentingan (stakeholder) di Barat Selatan Aceh, sehingga dari kegiatan ini diharapkan IBT UTU semakin dikenal  dan mendapat dukungan oleh pmpinan lembaga induk dan pemangku kepentingan. (***)

Lainnya :