Ini Penjelasan Rektor UTU Terkait Antisipasi Virus Corona
  • UTU News
  • 15. 03. 2020
  • 0
  • 5733

MEULABOH - UTU | Universitas Teuku Umar (UTU) mengambil langkah cepat merespon surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang pencegahan Corona Virus Diseasi (Covid-19) dengan menghentikan sementara perkuliahan tatap muka. Proses belajar mengajar antara mahasiswa dan dosen bakal digelar secara daring.

"UTU tetap kuliah, tetapi mekanisme kuliahnya dengan menggunakan metode kuliah Pendidikan Jarak Jauh, online, dan cara lain dengan video conference," Kata Rektor UTU, Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE., MBA kepada media kampus, UTU.News, Minggu (15/3).

Lebih lanjut Rektor Prof. Jasman mengatakan kegiatan perkuliahan tatap muka di lingkungan Universitas Teuku Umar dihentikan sementara selama dua minggu dari tanggal 16 - 27 Maret 2020. Diharapkan kepada seluruh dosen untuk mempersiapkan kelas online untuk dua kali pertemuan.

Yang penting proses belajar mengajar tetap berjalan, meskipun secara online. Apalagi dengan teknologi sekarang ini, tentu proses kuliah secara online semakin mudah. Mahasiswa dapat men-download bahan kuliah dan meng-upload jawaban soal dengan cara mensubmit di Website UTU.

Untuk mekanisme perkuliahan secara online akan diterbitkan Peraturan Rektor yang Insya Allah besok pagi, Senin (16/3) kami akan bahas dalam rapat Universitas. Dan, kami usahakan besok sudah keluar Peraturan Rektor tentang Kuliah Online dalam mengantisipasi merebaknya virus corona. Terang Rektor

Rektor juga mengatakan bahwa dalam periode tersebut dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan seluruh civitas academica diimbau untuk melakukan karantina mandiri dengan tidak melakukan kontak dengan orang lain di tempat umum dan keramaian, serta tidak pulang ke daerah asal.

Prof Jasman juga mengimbau agar seluruh civitas academika Universitas Teuku Umar membiasakan diri dengan pola hidup sehat dengan terus menjaga kebersihan. Biasakan mencuci tangan pakai sabun, jika batuk menutup mulut.

Putusan menghentikan sementara perkuliahan tatap muka, jelasnya, diambil setelah mempelajari perkembangan terkini penyebaran virus Corona serta mempertimbangkan surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, serta Protokol WHO. (Aduwina / Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :