FKM UTU Gelar Uji Kompetensi Secara Serentak
  • UTU News
  • 14. 07. 2019
  • 0
  • 341

MEULABOH – Jajaran Fakultas Kesehatan Masyarakat-Universitas Teuku Umar (FKM-UTU) melaksanakan Uji Kompetensi Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (UKAKMI) secara serentak seluruh Indonesia. UTU ditetapkan sebagai salah satu institusi Tempat Ujian Kompetensi (TUK).

Dosen FKM-UTU, Jun Musnadi Is, SKM.,M. Kes, selaku Penanggung Jawab Lokal TUK menjelaskan,  kegiatan uji kompetensi ini dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia pada Sabtu, 13 juli 2019, yang diikuti sebanyak 91 peserta dan dibagi empat ruang ujian.

Peserta UKAKMI juga telah dilakukan Try Out (TO) pada 6 juli 2019 lalu, agar para peserta mengetahui teknis pengisian lembar jawaban dan contoh soal ujian pada saat dilaksanakan uji kompetensi.  “Uji kompetensi ini yang menjadi peserta adalah para sarjana kesehatan masyarakat yang belum memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan mahasiswa semester akhir yang telah memenuhi syarat dan ketentuan sebagai peserta uji kompetensi”, ujar Jun Musnadi yang mengkoordinir semua proses kegiatan hingga selesai ujian. 

Jun Musnadi yang juga mantan Wakil Dekan I FKM menyebutkan,  uji kompetensi  ini dilaksanakan untuk menguji tingkat pengetahuan dalam menguasai ilmu kesehatan masyarakat untuk bisa diaplikasikan dalam mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dan sebagai salah satu syarat melamar pekerjaan. “Pada pelaksanaan uji kompetensi ini, panitia pusat mengirimkan satu orang pengawas dari pusat yang didampingi oleh empat orang pengawas lokal dan penanggung jawab lokasi untuk pelaksanaan uji kompetensi ini”.

Dekan FKM UTU, Prof. Dr. drh. Darmawi, M. Si yang diwakili Wakil Dekan 1 FKM Safrizal, SKM, M.Kes, mengatakan,  peserta uji kompetensi periode ini diharapkan lebih banyak lagi yang lulus supaya para sarjana kesehatan masyarakat dapat bersama-sama bersaing secara kompetitif ditingkat nasional pada bidangnya dalam meningkatkan pembangunan kesehatan di Indonesia. “Kedepan diupayakan agar pelaksanaan ujian ini bisa berbasis Informasi Teknologi (IT) agar peserta ujian memiliki ketepatan waktu dan lebih mudah dalam menjawab soal”, ujar Safrizal.

Sebelumnya, Safrizal mengatakan, tujuan dilaksanakan Uji Kompetensi Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (UKAKMI)  yaitu untuk menjamin kualitas tenaga kesehatan dan memiliki kompetensi yang relevan untuk menjalankan sistem pelayanan kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat serta mampu untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat. (***)

Lainnya :