FISIP UTU Gelar Yudisium Sarjana Angkatan Ke X, Sembilan Lulus Terpuji
  • UTU News
  • 01. 05. 2019
  • 0
  • 398

MEULABOH – Jajaran Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Teuku Umar (FISIP UTU) menggelar yudisium sarjana angkatan Ke-X, Periode I Tahun 2019. Yudisium dilakukan dalam Rapat Senat Terbuka, yang berlangsung di Aula Utama UTU, 1 Mei 2019.  Peserta yudisium sebanyak 42 orang, yang ‘dilantik’ oleh Dekan FiSIP UTU, Basri, SH.,MH  yaitu lulusan dari Program Studi (Prodi) Ilmu Administrasi Negara (ADM), Prodi Ilmu Komunikasi dan Prodi Sosiologi.

Rapat Senat yang dipimpin Ketua Senat Fakultas FISIP UTU, Nodi Marfinda, MA dihadiri Wakil Dekan I Sudarman Alwy, MA, Wakil Dekan II Nellis Mardhiah, M. Sc, para Ketua Program Studi, Kepada Tata Usaha FISIP, Rafizar, S. STP, M. Si, Kasubbag Umum dan Keuangan FISIP, Muhammad Idris, M. Pd, seluruh Anggota Senat Fakultas FISIP, dan orangtua dari para sarjana yudisium.

Dekan Basri, SH.,MH dalam sambutannya antara lain menyampaikan ucapan selamat kepada para yudisium yang telah sukses memperoleh gelar sarjana, sehingga cita-cita para yudisium untuk meraih sarjana, Alhamdulillah terkabul. Dan terima kasih kepada orangtua sarjana yang telah hadir menyaksikan proses yudisium, yang merupakan peristiwa bersejarah bagi lulusan FISIP UTU.

Basri mengharapkan, semoga ilmu  telah diperoleh menjadi manfaat besar terutama bagi diri Anda sendiri sebagai sarjana dan bagi keluarga, masyarakat, bagi agama nusa dan bangsa. Mengutip Sabda Rasululllah Muhammad SAW, Basri menyampaikan, “menutut ilmu itu wajib bagi laki-laki dan perempuan”.

Untuk itu, apa yang telah diperoleh selama ini di Universitas Teuku Umar,  para sarjana yang sudah diyudisium wajib disyukuri atas ilmu yang telah diberikan, sehingga dengan ilmu itu para sarjana bisa  menjadi modal dalam menempuh kehidupan, dan terjun dalam masyarakat. “Peran dan fungsi ilmu itu yang telah Anda miliki itu pada prinsipnya adalah agar mampu dan dapat menyelesaikan segala persoalalan yang terjadi dalam masyarakat. Karenanya, sesuaikanlah diri Anda dengan masyarakat disekitar Anda”, ujar Basri mengingatkan para lulusan yang telah diyudisium.

Sementara itu, Wakil Dekan I Fisip UTU, Sudarman Alwy, MA, menyampaikan yudisium sarjana merupakan proses penetapan mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikannya. Peserta yudisium 42 orang itu, 38 orang perempuan dan 4 orang laki-laki. Dari jumlah itu, 26 orang dari  Prodi Ilmu Administrasi Negara, dari Prodi Sosiologi 15 orang dan dari Prodi Ilmu Komunikasi satu orang. Diantara 42 orang itu, 9 (Sembilan) diantaranya lulus cumlaude (terpuji)

Salah seorang yang mewakili peserta yudisium Anita Safira (Prodi Sosiologi) menyampaikan janji setia didepan seluruh yang hadir pada acara yudisium. Janji setia diucapkan Anita Safira antara lain, “Kami bersedia menyumbangkan tenaga dan pikiran serta kemampuan kami dengan kemajuan UTU dan tercapainya tujuan Negara RI. Dan kami akan menjunjung tinggi norma-norma ilmu pengetahuan dan keahlian kami masing-masing. Kami setiap saat melaksanakan kewajiban-kewajiban serta tugas-tugas yang dibebankan kepada kami secara jujur dan dengan keseungguhan hati. Kami akan selalu menjaga nama baik almamater UTU. Kami akan bersikap dan bertindak setia serta taat pada Negara diatas kepentingan pribadi, aliran dan golongan.

Dalam kesempatan itu, juga disampaikan pesan dan kesan oleh Ainal Mardhiah (Prodi Sosiologi) mewakili peserta yudisium. Pesan dan kesan, Ainal Mardhiah antara lain menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada para dosen yang telah membimbing dan mengasuh mereka. “Mari kita bersyukur kepada Allah SWT. Lakukanlah yang terbaik untuk Anda sekalian. Jika dimasa depan kita menghadapi masa sulit, maka ingatlah kembali bahwa ada kedua orangtua yang memiliki keterbatasan finansial, pendidikan, dan tenaga. Oleh karenanya, bukti kanlah kepada orangtua kita, bahwa orangtau kita tidak pernah salah dalam memperjuangkan diri kita semua. (zakir)

Lainnya :