Dr. Mursyidin Lantik Pengurus Pramuka Universitas Teuku Umar
  • UTU News
  • 11. 03. 2019
  • 0
  • 239

MEULABOH – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni-Universitas Teuku Umar (UTU), Dr. Mursyidin, MA melantik pengurus UKM-Pramuka UTU masa bakti 2019/2020. Pelantikan pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka itu, dilanjutkan dengan Seminar Kepramukaan bertema, “Peran Pramuka Dalam Pembentukan Karakter Kepemimpinan di Era Milenial” dengan pembicara Danrem 012/TU, Kolonel Inf. Aswardi, SE. Sementara Ketua UKM Pramuka adalah Mullah Oges

Pelantikan pengurus UKM Pramuka yang berlangsung di Aula Utama UTU, Senin, 11 Maret 2019, dihadiri jajaran Korem 012/TU, jajaran Polres Aceh Barat, Komandan Kodim Aceh Barat, unsur pemda, para dosen dan mahasiswa dalam lingkup UTU.

Dr. Mursyidin yang juga Penanggungjawab UKM Pramuka UTU antara lain mengatakan, kegiatan pramuka saat ini mulai kurang diminati, malah dianggap ketinggalan zaman, padahal prinsip dan tujuan gerakan pramuka itu sangat relevan dan sejalan dengan pembangunan karakter bangsa. Untuk itu, gerakan pramuka sangat layak untuk didukung.

Dalam arahannya, Dr. Mursyidin mengharapkan, hendaknya gerakan pramuka dapat diterima dan diminati oleh kaum muda sebagai pilihan dalam proses belajar berorganisasi dan dapat dipercaya sebagai wahana mengembangkan dan membentuk kepribadian kaum muda. “Kita bersyukur di UTU ini sudah terbentuk organisasi kepramukaan. Terbentuknya pengurus pramuka sebagai titik awal untuk menuju kemajuan serta memperkokoh bangsa  dan Negara. Untuk itu, kami mohon kepada Bapak Kapolres dan Bapak Dandim Aceh Barat dapat membina mereka, sehingga kepengurusan dan organisasi kepramukaan dapat berkiprah sampai pada tingkat internasional”, ujar Dr. Mursyidin mengharapkan

Sebagai bentuk motivasi dan semangat kepada pengurus UKM Pramuka UTU, Dr. Mursyidin juga menyampaikan pengalamannya ketika melihat kegiatan pramuka yang digelar di Perak-Kuala Lumpur dua tahun lalu. “Di Kuala Lumpur saat itu saya melihat pramuka kita dari Aceh ini memang sangat menonjol terutama disaat menampilkan tarian Aceh berupa rapai saman yang sangat progresif sekali. Ternyata pramuka dari Aceh mendapat apresiasi dan penghargaan di Negeri jiran itu”, ujarnya.

Tujuan terbentuknya organisasi kepramukaan antara lain agar mahasiswa trampil dan cakap serta memiliki kesadaran emosional sehingga dapat menjadi insan yang berkepribadian Indonesia, percaya kepada kemampuan sendiri dan mampu membangun masyarakat, bangsa dan Negara. (Zakir)

Lainnya :