Dosen Ditawarkan Ikut Kompetisi Program Bantuan Konferensi Internasional
  • UTU News
  • 03. 05. 2022
  • 0
  • 600

MEULABOH, UTU – Kemendikbudristek RI melalui Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) menawarkan kesempatan kepada dosen perguruan tinggi untuk mengikuti kompetisi program Bantuan Konferensi Ilmiah Internasional (BKII) guna penyelenggaraan konferensi di Indonesia.

Hal itu, ditegaskan Plt. Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat-Kemendikburistek, Prof. Teuku Faisal Fathani, yang disampaikan melalui imbauan ditujukan kepada Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, Kepala LLDikti Wilayah I s.d XVI di Indonesia. “Pendaftaran BKII tahun 2022 ini dapat dilihat pada laman https://simlitabmas.kemdikbud.go.id/ . Pendaftaran usulan paling lambat, hingga 23 Mei 2022”.

Prof. Teuku Faisal Fathani antara lain menyampaikan, dosen dituntut mampu mendiseminasikan hasil penelitiannya agar reputasinya sebagai peneliti bisa meningkat. Salah satu tahapan penting dalam proses publikasi adalah diseminasi hasil penelitian melalui konferensi di tingkat Internasional. Konferensi Internasional itu dapat diikuti oleh dosen tidak harus dilakukan di luar negeri, tetapi dapat juga diselenggarakan di dalam negeri. Hal tersebut juga berkaitan dengan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) Kemendikbudristek yaitu meningkatkan jumlah publikasi ilmiah yang terindeks global. Hal ini dapat dicapai melalui pelaksanaan konferensi Internasional yang dilaksanakan secara terencana dan rutin.

Dikatakan, sejalan dengan komitmen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah dosen, Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) berupaya mengakomodasi kebutuhan berupa tawaran Bantuan Konferensi Ilmiah Internasional (BKII). Untuk itu, melalui BKII para dosen diharapkan dapat bertukar informasi guna menambah wawasan dan kematangan berpikir ilmiah.

Konferensi ilmiah Internasional dapat menjadi sarana untuk menjalin kerja sama antar dosen sebidang, khususnya dengan dosen yang berasal dari mancanegara. Selain itu, keikutsertaan dosen dalam konferensi Internasional juga dapat membuka peluang publikasi ilmiah pada jurnal yang bereputasi baik, dan bahkan kerja sama riset antarlembaga antarnegara, studi lanjut, dan pengembangan riset lanjutan, ujar Prof. Teuku Faisal Fathani, yang baru-baru ini hadir memberi kuliah umum di Universitas Teuku Umar (UTU).

Menurutnya, Program BKII ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi pengembangan kapasitas keilmuan para dosen di Indonesia. Penerimaan program bantuan ini akan ditentukan melalui seleksi atau kompetisi atas proposal yang diajukan oleh para dosen.

Dijelaskan, tujuan program BKII untuk memberikan dana pendamping kepada perguruan tinggi untuk menyelenggarakan pertemuan ilmiah bersekala Internasional, membuka peluang diskusi dan kerja sama antardosen dari mancanegara, mendorong dilaksanakannya pertemuan ilmiah tingkat Internasional secara berkala. Luaran kegiatan atas artikel yang diterbitkan adalah pada Jurnal Internasional bereputasi, dan prosiding Internasional bereputasi. (***)

Lainnya :