Dekan FPIK UTU, Prof. Ali Sarong Evaluasi Proses Pembelajaran Dosen
  • UTU News
  • 25. 05. 2019
  • 0
  • 271

MEULABOH – Salah satu bentuk keseriusan dan kesungguhan memimpin lembaga pendidikan tampak seperti yang dilakukan oleh Dekan Perikanan dan Ilmu Kelautan-Universitas Teuku Umar (FPIK-UTU), Prof. Dr. M. Ali Sarong, M.Si yaitu termasuk mengevaluasi proses belajar mengajar (pembelajaran) dosen FPIK UTU semester genap tahun akademik 2018/2019.

Evaluasi pembelajaran dosen itu, dilaksanakan di ruang rapat Dekan FPIK UTU, Rabu 23 mei 2019. Kegiatan evaluasi pembelajaran dosen yang dilakukan Prof. Ali Sarong itu antara lain pertama; setiap dosen melaporkan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukannya meliputi jumlah mata kuliah yang diasuh, jumlah pertemuan dan jumlah praktikum yang dicapai setiap matakuliah yang diampu oleh masing masing dosen. Kedua; proses penilaian setiap matakuliah. Ketiga; kendala yang dihadapi dosen dalam melakukan perkuliahan, dan keempat; capaian yang dapat di penuhi dalam setiap matakuliah.

Dalam kesempatan itu, Prof. Ali Sarong yang langsung memimpin rapat evaluasi proses pembelajaran dosen FPIK juga membicarakan tentang penggunaan ruang rapat dan ruang dosen FPIK, mengenai penetapan event tahunan FPIK sebagai sarana kreasi menampilkan karya dosen dan karya mahasiswa FPIK, kondisi ruang seminar proposal mahasiswa, dan rencana pertemuan dialog interaktif dosen FPIK dengan Rektor Universitas Teuku Umar.

Hasil rapat evaluasi menghasilkan beberapa point penting yaitu pembelajaran semester genap 2018/2019 alhamdulillah dapat dilaksanakan dengan  baik melalui proses pertemuan perkuliahan rata rata 14 sampai 16 kali pertemuan untuk matakuliah 2 SKS,  dan praktikum 6 sampai 8 kali pertemuan untuk setiap 1 SKS. Nilai akhir setiap matakuliah berasal dari kuis, praktikum , tugas, Ujian Tengah Semester (UTS) dan dari Ujian Akhir Semester (UAS) dengan komposisi berpedoman pada ketetapan evaluasi UTU. Penggunaan ruang rapat hanya untuk kegiatan rapat (dekan, senat , prodi  dan UTK ), untuk kegiatan sidang skripsi. Selain itu, penggunaan ruang dosen hanya digunakan untuk aktivitas harian dosen dan aktivitas membimbing mahasiswa.

Dalam rapat evaluasi proses pembelajaran dosen tersebut, juga dihasilkan keputusan rapat yang berkaitan dengan kebutuhan lain yaitu  ruang seminar skripsi mahasiswa perlu pembenahan melalui pengadaan  6 (enam) Set kursi dan 6 (enam) Set meja dosen, karena meja dosen yang lama sudah tidak layak pakai. Perlu pembinaan terhadap dosen melalui kegiatan pelatihan terutama pelatihan bidang penggunaan sotfwere, dan pelatihan tentang konsep pembelajaran. Pengadaan laboratorium masing masing program studi. Perlu ada event tersendiri pada FPIK UTU, dalam setahun. “Rapat evaluasi proses pembelajaran dosen mudah mudahan dapat menjadi bahan masukan untuk proses pembelajaran dimasa yang akan datang”, ujar Prof. Ali Sarong mengharapkan.(***)

Lainnya :