Bangun Jiwa Kepemimpinan, UKM LDK Al-Hijrah UTU Gelar MASTA 2021
  • UTU News
  • 23. 10. 2021
  • 0
  • 929

MEULABOH - UTU | Unit Kreativitas Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Hijrah Universitas Teuku Umar menggelar kegiatan Masa Ta'aruf dan Latihan Kepemimpinan (MASTA) Tahun 2021. Kegiatan dipusatkan di Aula Kampus UTU, Alue Penyareng, Jum'at (21/10/21).

Kegiatan yang mengangkat tema "Mencetak Generasi Muda Islam, Pemimpin Ummat" ini dibuka oleh Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama (AKPK) Universitas Teuku Umar, Drs. HT. Muslim Raden, M.Si. 

Muslim Raden mengawali sambutannya dihadapan puluhan peserta dengan membacakan penggalan ayat Al-Qur'an, QS. Ar-Rad, ayat 11 yang bermakna ...Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri...

Ia memotivasi mahasiswa yang mengikuti MASTA untuk bersungguh-sungguh belajar, mendalami ilmu agama, dan tidak kufur akan nikmat yang sudah Allah SWT berikan.

Muslim Raden juga mengapresiasi UKM LDK Al-Hijrah yang sangat aktif dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan dakwah, baik mingguan maupun program bulanan.

"Kegiatan seperti ini sangat positif dilakukan dalam upaya membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas serta memiliki jiwa kepemimpinan yang mumpuni". Kata Muslim Raden

Sementara itu, Hasanuddin Husen, M.Sc selaku pembina UKM LDK Al-Hijrah UTU berharap lewat kegiatan ini akan terbentuk karakter kepemimpinan dalam diri setiap mahasiswa sehingga mereka nantinya dapat lebih maksimal dalam menjalankan roda organisasi di kampus. Karakter kepemimpinan itu antara lain, seorang pemimpin harus mampu berjiwa sabar, profesional, inovatif, serta mempunyai integritas yang tinggi.

"Menjadi seorang pemimpin haruslah dimulai dari diri sendiri. Hal itu dapat diperoleh dengan latihan mengendalikan sifat buruk dengan sungguh-sungguh. Selain itu latihan bertindak dengan penuh tanggung jawab juga mutlak dilaksanakan." Tegasnya

Bagaimanapun juga kelak dikemudian hari mereka pasti akan menjadi seorang pemimpin, baik bagi dirinya maupun keluarganya.

“Sebagai umat Islam supaya menjadi pemimpin yang baik, maka harus menjadikan sifat Rasulullah SAW sebagai figur. Bukan itu saja sifat-sifat dan kepribadian Nabi juga harus diteladani,” katanya. (Aduwina / Humas UTU)

Komentar :

Lainnya :