Bahas Optimalisasi Keuangan Negara, Rektor Terima Kunjungan Silaturrahmi Perwakilan Kemenkeu RI
  • UTU News
  • 23. 09. 2022
  • 0
  • 424

MEULABOH - UTU | Rektor Universitas Teuku Umar, Dr. Drs. Ishak Hasan, M.Si pada Senin (19/9/2022) menyambut kedatangan perwakilan Kementerian Keuangan RI di Kampus UTU. Kedatangan pejabat perwakilan Kementerian Keuangan tersebut dalam rangka menjalin silaturrahmi bersama pimpinan Universitas Teuku Umar dan berdiskusi seputar optimalisasi keuangan negara.

Pertemuan berlangsung di ruang rapat senat Universitas Teuku Umar, GKT, Kampus UTU. Adapun para pejabat perwakilan Keumenkeu tersebut adalah Kepala KPP Meulaboh, Dr Wahyudi SE, SST, Ak, SH MH, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Meulaboh, Kurniawan, S.E, Ak., M.B.A, dan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Meulaboh, Muhammad Alim Fanani, S.E., M.M.

Sementara turut mendampingi Rektor UTU, Kepala Biro Umum dan Keunagan, Zulfirman, SE., M.Si, Dekan FISIP, Basri, SH., MH, Dekan Fakultas Ekonomi, Prof. Dr. T. Zulham, SE., M.Si, Dekan Fakultas Teknik, Dr. M. Isya, MT dan Kepala LPPM PMP, Ir. Rusdi Faizin, M.Si.

Dalam sambutannya, Rektor Dr. Ishak Hasan menyambut posiyif dan mengapresiasi atas kunjungan kerja para pimpinan pejabat lembaga perwakilan Keumenkeu di Aceh Barat yang meliputi tiga kantor pelayanan. "Saya dan seluruh jajaran, sangat apresiasi atas kinerja dan kontribusi yang telah diberikan oleh KPP, KPPN dan KPPBC dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Aceh Barat, khususnya yang berkaitan dengan Universitas Teuku Umar. Semoga kinerja dan kontribusi yang diberikan tersebut dapat ditingkatkan lagi ke depannya,” jelas Dr. Ishak

Kunjungan Kepala KPPN Meulaboh menurut Dr. Ishak adalah dalam rangka mendukung pengembangan pengelolaan keuangan UTU agar dapat dikelola dengan maksimal.

"Hari ini kita didatangi Kepala KPPN seperti ini adalah untuk memberikan kontribusi bagaimana pengembangan keuangan di UTU yang DIPA-nya tidak begitu besar tapi output-nya nanti bisa lebih besar," kata Dr. Ishak

"Jadi konsepnya adalah optimalisasi inovasi-inovasi yang telah dilakukan oleh UTU" jelasnya.

Rektor berharap, silaturrahmi hari ini dapat ditindaklanjuti kedepannya dengan kerjasama, khususnya dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, magang kampus merdeka, dan pelaksanaan program MBKM lainnya.

Kepala KPPN Meulaboh Kurniawan menjelaskan kunjungan pihaknya ke UTU tentunya dalam konteks bagaimana pengelolaan keuangan yang lebih akuntabel. Kita sama-sama tahu bahwa KPPN bertugas untuk menyalurkan dana belanja negara dan UTU adalah salah satu mitra KPPN.

Menurut Kurniawan banyak kemitraan yang bisa dijalankan UTU dengan KPPN untuk mendorong perekomomian.

"Kalau ada kendala-kendala misalnya terkait tentang pencairan dana, khususnya yang menjadi tugas KPPN dapat diselesaikan. Juga dari sisi pengawalan belanja, ada belanja pegawai, barang, modal maupun bansos sebagaimana KPPN bantu menyalurkan dana UTU juga memenuhi target-targetnya," jelasnya.

Ia berharap kemitraan ini dapat ditingkatkan juga di sisi lain seperti kajian terkait pengelolaan keuangan negara, perbandingan keuangan pusat dan daerah dan hal lainnya.

"Saya kira ke depan masih banyak hal yang dapat kita tingkatkan sinergi antara Kementerian Keuangan dalam hal ini KPPN dengan UTU" tutupnya.

Sementara itu Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Meulaboh, Wahyudi menyampaikan siilahturahmi ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus memohon kesediaan Bapak Rektor agar dapat menghimbau Wajib pajak yg ada di Universitas Teuku Umar untuk dapat melaporkan SPT tahunan sesuai waktu yang telah ditetapkan guna optimalisasi pajak bagi kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kepala KPPBC Meulaboh, Muhammad Alim Fanani memperkenalkan peran Bea dan Cukai, serta menjelaskan bagaimana masyarakat serta Perguruan Tinggi mendapatkan manfaat dari Bea dan Cukai. Perguruan Tinggi dapat menerima manfaat melalui bentuk kerjasama dengan Kantor Bea dan Cukai.
Muhammad Alim menjelaskan terdapat beberapa fungsi dan peran Bea dan Cukai, yakni fasilitas industri dan investasi, pengamanan dan pelayanan, dan juga penerimaan Negara. Selain itu, Ia juga menyampaikan potensi kerjasama antara UTU dan kantor Bea dan Cukai. Bentuk kerjasama tersebut diantaranya kunjungan lapang, Praktik Kerja Lapangan (PKL), Penelitian, Klinik Kepabeanan dan Cukai hingga kegiatan penegakan hukum Bea dan Cukai. (Humas UTU).

Komentar :

Lainnya :