1.800 Mahasiswa Baru UTU Akan Tanam Tananam Obat serentak secara virtual
  • UTU News
  • 10. 09. 2020
  • 0
  • 573

MEULABOH - UTU | Sebanyak 1.800 Mahasiswa baru Universitas Teuku Umar (UTU) angkatan tahun 2020 akan menanam tanaman obat serentak secara virtual. Setiap mahasiswa akan menanam satu jenis tanaman obat/herbal yang mudah didapat di lingkungannya. Prosesi penanaman tanaman obat tersebut harus dibuat video 1 menit lalu diunggah di media sosial masing-masing (Facebook dan Instagram) kemudian di tag di akun media sosial UTU yaitu @Kampus.UTU (Fp : Universitas Teuku Umar) dan @Kampus_utu (IG : Universitas Teuku Umar).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Silaturahmi Mahasiswa Baru (SIMBA) Universitas Teuku Umar Tahun 2020.

Rektor Universitas Teuku Umar Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE., MBA mengatakan, penanaman tanaman obat merupakan satu bentuk pendidikan karakter agar mahasiswa memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan pemanfaatan tanaman obat-obatan yang tumbuh di alam sekitar.

"Bahkan, ditengah serba keterbatasan akibat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, kita dituntut untuk lebih produktif dan inovatif, diantaranya dengan menanam tanaman obat." Kata Prof Jasman, Kamis (10/9/2020).

Dijelaskan, penanaman tanaman obat oleh mahasiswa baru ini merupakan satu langkah baru yang dilakukan oleh UTU, sesuai dengan Visi UTU sebagai kampus sumber inspirasi dan referensi. Inspirasinya apa? Sebelumnya di UTU telah diresmikan Herbal Park yang didalamnya ditanami puluhan jenis tanaman obat. Taman ini nantinya terus dikembangkan, mengingat potensi lahan kita yang masih sangat luas dan jenis tanaman obat di seluruh nusantara ini memiliki ratusan jenis. Selain itu, referensi yang dimaksudkan adalah sebagai edukasi untuk publik dan pembelajaran akan pentingnya menanam tanaman obat-obatan dilingkungan rumah masing-masing, karena selain dapat berguna untuk penyembuhan ragam penyakit juga ikut menjaga kelestarian lingkungan.

Prof Jasman mengingatkan kepada seluruh mahasiswa baru, bahwa tanaman obat yang ditanam di polibet tersebut wajib dirawat dan nantinya ketika Pandemi Covid-19 berakhir dan kondisi kembali normal, tanaman tersebut wajib dibawa ke kampus UTU oleh masing-masing mahasiswa dan akan kembali dikompetisikan dengan hadiah yang lebih menarik.

"Ya, para mahasiswa harus merawat dengan baik tanaman obat yang telah ditanam sebagaimana yang divideokan, karena nanti ketika kondisi kembali normal, mereka wajib membawa tanaman tersebut ke kampus, 1.800 mahasiswa baru itu akan menanam serentak di kampus. Yang terbaik akan mendapatkan hadiah yang lebih menarik dan lebih besar." Kata Prof Jasman

Selain penanaman tanaman obat, berbagai kegiatan dalam mengisi SIMBA UTU tahun 2020 ini akan dilakukan. "Mengingat ini merupakan pengalaman perdana bagi kita menyelenggarakan SIMBA secara virtual, tentunya kita harus lebih kreatif dan proaktif untuk mengenalkan kampus UTU kepada para mahasiswa baru, salah satunya dengan masing-masing Fakultas menyiapkan satu konten video yang berisikan pengenalan lingkungan Fakultas agar mahasiswa baru UTU dapat beradaptasi dengan lingkungan kampus nantinya." Minta Prof Jasman.

Selain ditingkat Fakultas, di level Universitas juga akan menayangkan video pengenalan kampus UTU via akun youtube Universitas Teuku Umar.

Akibat Covid-19, kita harus menyesuaikan seluruh kegiatan akademik kampus dengan tatanan kehidupan baru, termasuk penyelenggaraan SIMBA UTU 2020. "Biasanya kita melaksanakan SIMBA dengan cara tatap muka, namun kini harus dilaksanakan secara virtual, namun tantangan kita tetap sama yaitu mengenalkan kampus UTU tercinta kepada seluruh mahasiswa baru, agar mereka merasa dekat dengan kampus." Pungkas Prof Jasman. (Aduwina Pakeh / Humas UTU)

Lainnya :